Jutaan Unit Toyota RAV4 Berpotensi Mudah Terbakar

04/03/2021

Pasar mobil

5 menit

Pihak NHTSA sedang menyelidiki adanya potensi kebakaran yang mudah terjadi pada unit Toyota RAV4. Jika investigasi ini menemui titik terang, maka selanjutnya akan dilakukan perintah recall.

Toyota RAV4 merupakan mobil jenis SUV (Sport Utility vehicle) yang penjualannya cukup sukses terutama untuk pasar Amerika Serikat (AS). Bahkan tahun lalu saja Toyota mencatat 430.000 unit RAV4 sanggup terjual. Ini menjadikan mobil tersebut sebagai SUV terlaris di Negeri Paman Sam itu.

Namun rupanya para pemilik RAV4 baik yang ada di AS maupun di negara lain termasuk Indonesia patut waspada. Karena National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah menemukan adanya potensi kerusakan yang menyebabkan mobil jadi mudah terbakar.

>>> Honda Recall 1,79 Juta Unit Mobil di Seluruh Dunia

Terindikasi di Hampir 2 Juta Unit Toyota RAV4

Toyota RAV4 terbakar

Ada komponen yang rawan konsleting dan menyebabkan kebakaran

Dikutip dari Carbuzz, Rabu (03/03/2021), pihak NHTSA telah memulai penyelidikan evaluasi awal terhadap RAV4 produksi antara tahun 2013 - 2018. Ini karena adanya potensi risiko kebakaran yang cukup tinggi di kendaraan tersebut. Dan kondisi ini diperkirakan memperngaruhi hampir 2 juta unit RAV4 yang sudah diproduksi pada rentang tahun itu.

Dan jika hasil investigasi NHTSA ini positif, maka Toyota setidaknya harus menarik kembali (recall) 1.862.103 unit RAV4 yang telah dijual di AS. Apalagi ditambah adanya sejumlah laporan pengemudi RAV4 yang mengalami insiden mobilnya tiba-tiba terbakar. Bahkan bukan menutup kemungkinan, risiko yang sama juga terjadi pada mobil yang dipoduksi di negara lain.

>>> Kenali Faktor-faktor Penyebab Mobil Terbakar

Akibat Mudah Terjadi Konsleting

Toyota RAV4 Engine

Masalahnya terindikasi dari konsleting di terminal aki

>>> Review Toyota RAV4 2019

Masalah dari kendaraan ini diprediksi ada pada terminal positif (+) dari aki mobil. Komponen itu rawan mengalami konsleting yang disebabkan frame penahan aki tersebut. Jika konsleting terjadi maka mesin mobil akan tiba-tiba mati, kendaraan kehilangan daya listrik, dan pada skenario terburuk muncul kebakaran di kompartemen mesin.

Sejauh ini sudah ada 11 laporan yang diterima pihak NHTSA yang lantas dikategorikan sebagai "peristiwa termal". Dari setengah insiden yang dilaporkan, umumnya adalah berupa mobil RAV4 tiba-tiba berhenti sebelum peristiwa kabakaran terjadi.

Namun pihak NHTSA mengaku belum mengeluarkan surat perintah recall kepada Toyota. Sebab mereka terus melakukan investigasi evaluasi untuk mencari lebih dalam faktor penyebab terjadinya konsleting yang bisa memicu kebakaran itu.

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

 
back to top