Joe Biden Janji Hadirkan Banyak Mobil Listrik untuk Armada Pemerintah

26/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Presiden baru AS Joe Biden berjanji akan hadirkan mobil listrik untuk digunakan sebagai armada kepemerintahannya. Serta hadirkan banyak lapangan pekerjaan.

Presiden baru AS Joe Biden telah menandatangani komitmen guna membeli produk-produk lokal untuk digunakan pada era pemerintahannya saat ini. Untuk sektor otomotif yang paling menarik adalah janji Biden menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan federal.

>>> Produsen Otomotif di AS Desak Joe Biden Majukan Populasi Mobil Listrik

Janji Biden Mendukung Masa Depan Mobil Listrik di AS

Gambar menunjukan mobil listrik

Biden mendukung masa depan mobil  listrik di AS

Kemudian Biden juga mengumumkan perubahan kriteria untuk agen federal dalam membeli kendaraan, menguraikan persyaratan baru untuk menentukan status buatan Amerika. Kriteria sebelumnya menyatakan bahwa 50 persen suku cadang kendaraan harus buatan Amerika agar kendaraan memenuhi syarat.

Kini kriteria tersebut akan ditingkatkan untuk meningkatkan nilai ekonomi guna ciptakan lapangan pekerjaan lebih banyak. Lalu Biden juga berjanji untuk bekerja sama dengan Manufacturing Extension Partnership untuk menghubungkan pemasok besar dan kecil lebih baik lagi untuk proyek pemerintah. 

Di bidang teknologi, perintah eksekutif Presiden Biden juga menyerukan investasi dalam energi bersih, bioteknologi, kecerdasan buatan, dan teknologi baterai. Dua yang terakhir ini tentu saja dapat diterapkan pada industri otomotif, karena elektrifikasi dan sistem otonom terus berkembang.

>>> Prediksi Mobil Baru di Indonesia yang Siap Meluncur di Tahun 2021

Biden Ingin Hadirkan 500.000 Pengisian Daya Mobil Listrik

Gambar menunjukan Stasiun daya mobil listrik

Biden berjanji hadirkan banyak pengisian daya mobil listrik

Sayangnya tidak disebutkan secara spesifik mengenai jenis kendaraan tanpa emisi yang akan dipertimbangkan pemerintah AS, tetapi yang pasti bisa menguntungkan pembuat mobil lokal. Pemerintah AS sendiri telah menghabiskan sekitar $ 600 miliar setahun untuk pengadaan, dan menurut Presiden Biden, kontrak pemerintah dengan perusahaan asing meningkat 30 persen di bawah pemerintahan Trump.

"Pemerintah federal juga memiliki armada kendaraan yang sangat besar yang akan kami gantikan dengan kendaraan listrik bersih yang dibuat di sini di Amerika oleh pekerja Amerika. Kami juga ingin menciptakan satu juta pekerjaan," kata Biden seperti dikutip dari laman Motor1. 

Biden sendiri saat kampanyenya berulang kali berjanji untuk menjadikan infrastruktur kendaraan listrik sebagai komponen utama dari rencananya untuk mengurangi emisi karbon. Biden sebelumnya dikabarkan berencana untuk memasang 500.000 titik pengisian kendaraan listrik di AS pada tahun 2030. Melalui rencana ini ia menyimpulkan bahwa perluasan infrastruktur pengisian daya listrik semacam itu dapat mendorong penjualan sebanyak 25 juta mobil listrik dan truk.

>>> Mobil Tua Jangan Takut Uji Emisi, Begini Caranya Biar Lulus

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top