Jelang F1 2019, Mari Berkenalan Dengan Tim dan Pebalap (Bagian II)

15/03/2019

Pasar mobil
Share this post:
Jelang F1 2019, Mari Berkenalan Dengan Tim dan Pebalap (Bagian II)
Setelah berkenalan dengan peraih klasemen 5 hingga 10 tim dan pebalap musim lalu, kita akan melihat lima tim lainnya, termasuk juara bertahan Mercedes-AMG F1.

Ferrari mencatatkan hasil positif pada dua kali sesi tes pramusim F1 2019 di Barcelona, Spanyol. Minggu pertama, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc menguasai dua hari perdana tes, sementara pekan berikutnya tim Kuda Jingkrak tetap mencatatkan waktu tercepat meski Vettel sempat mengalami kecelakaan parah.

Sementara itu tim Mercedes belum sekalipun menguasai salah satu hari. Pun demikian, Leclerc berkomentar para rivalnya masih menyembunyikan performa puncak mereka hingga balapan pertama F1 2019 di Albert Park, Australia, 15-17 Maret.

“Selama testing performa tidak relevan, karena mereka tidak maksimal, begitu juga dengan kami," ujar Leclerc, dikutip dari Motorsport.com Indonesia. "Kita tidak tahu seberapa besar mereka melakukan sandbagging. Jadi kita lihat saja nanti di balapan pertama. Yang terpenting selama testing adalah menyelesaikan program dan itu yang kami lakukan setiap harinya. Jadi kami gembira dengan hasilnya,” tutup pebalap Monako tersebut.

Mari berkenalan dengan tim dan pebalap F1 2019!

>>> Baca juga: Tim dan pebalap F1 2019 bagian pertama

5. Rich Energy Haas F1 Team

Romain Grosjean-Kevin Magnussen

Haas kembali mempercayakan duet Grosjean-Magnussen

Didirikan oleh Gene Haas, pemilik tim balap NASCAR Stewart-Haas Racing, skuat asal Kannapolis, Amerika Serikat tersebut masuk lima besar klasemen akhir F1 2018, naik tiga posisi dibanding musim 2017. Kevin Magnussen lebih sering mencatatkan poin dibanding rekan setimnya, Romain Grosjean, membuatnya berhak atas posisi kesembilan.

Masuknya Haas ke posisi lima besar tak lepas dari kasus penggantian nama tim Force India ke Racing Point Force India, memaksa 59 poin yang dikumpulkan hingga GP Belgia hangus. Andai pergantian kepemilikan tim terjadi setelah balapan berakhir, Haas harus rela menduduki posisi keenam.

Guenther Steiner didaulat menjadi komandan tim, dengan Rob Taylor sebagai kepala mekanik. Memanfaatkan formasi sama, Haas bisa kembali menjadi kuda hitam, sesuai corak livery mereka pada F1 2019.

>>> Baca juga: [INFOGRAFIK] Perjalanan #30YearsChallenge Sportscar Legendaris Honda, Acura NSX

Selayang pandang VF-19

Haas VF-19

Terbawa nostalgia bersama Haas

Warna putih dan merah hilang dari bodi. Sebagai gantinya, tim menyematkan cat hitam glossy, dengan aksen emas yang datang dari sponsor Rich Energy. Motif seperti ini mengingatkan kita dengan tim Lotus (2012-2015) sebelum dibeli kembali oleh Renault.

Mesin Ferrari 064
Sasis VF-19
Juara Konstruktor -
Klasemen 2018 5 (93 poin)

>>> Seperti apa wujud mobil F1 di masa depan?

4. Renault F1 Team

Nico Hulkenberg-Daniel Ricciardo

Bergabung dengan Renault, akankah performa Ricciardo membaik?

Tim pabrikan Renault juga mampu memperbaiki performa musim lalu, meski belum bisa menembus tiga besar. Secara mengejutkan, Daniel Ricciardo memutuskan hijrah ke tim balap dengan markas pusat di Enstone, Inggris. Keputusan tersebut sempat membuat beberapa tim kelabakan hingga akhirnya terbentuklah lini pebalap F1 2019 saat ini.

Dipimpin oleh Cyril Abiteboul dengan kepala mekanik Nick Chester, duet Nico Hulkenberg-Ricciardo kiranya cukup menjanjikan, terlebih dengan dua kemenangan eks pilot Red Bull Racing tahun lalu.

>>> Baca juga: Review Renault Megane RS 2019 Indonesia

Selayang pandang R.S. 19

Renault F1 R.S. 19

Lagi-lagi tidak begitu nampak perbedaan dengan musim lalu

Sama seperti beberapa tim, Renault F1 memilih untuk tidak terlalu memikirkan motif baru untuk musim ini. Salah satu perubahan di mobil baru Renault adalah nomor pebalap yang kini berwarna kuning. Tata letak sponsor pun tak mengalami pergeseran posisi.

Mesin Renault E-Tech 19
Sasis R.S. 19
Juara Konstruktor 2 kali
Klasemen 2018 4 (122 poin)

>>> Sedang mencari mobil Renault? Cintamobil.com punya daftarnya!

3. Aston Martin Red Bull Racing

Max Verstappen - Pierre Gasly

Verstappen akan duet dengan 'lulusan' Toro Rosso

Meski memakai merek mobil sebagai titling sponsor tim, bukan berarti pabrikan Inggris tersebut membuat mesin untuk F1 2019. Aston Martin lebih berperan sebagai penyuplai inovasi dan teknologi bagi tim dengan markas di Milton Keynes, Inggris. Sebagai gantinya, Red Bull Racing terlibat dalam pengembangan hypercar Aston Martin, Valkyrie.

Setidaknya ada dua hal baru dalam skuat Christian Horner tahun ini, yakni mesin dan pebalap. Honda turut membantu Red Bull Racing dalam mengarungi musim, serta Pierre Gasly yang “naik kelas” dari tim adiknya, Toro Rosso. Pierre Wache bertanggung jawab sebagai kepala mekanik pengembangan mobil.

>>> Baca juga: Review Aston Martin Vulcan 2015

Selayang pandang RB15

Red Bull Racing RB15

Ciri khas Red Bull Racing, biru tua matte tetap dipertahankan

Mobil ke-15 Red Bull sejak pertama kali turun pada 2005 kembali memakai aksen biru tua dengan sentuhan matte. Di bagian samping dekat ban belakang, tulisan Honda menggantikan posisi Tag Heuer. Selain itu, tidak ada perubahan posisi sponsor pada sudut bodi lainnya.

Mesin Honda RA619H
Sasis RB15
Juara Konstruktor 4 kali
Klasemen 2018 3 (419 poin)

>>> Daftar harga mobil Honda dan merek lainnya ada di Cintamobil.com

2. Scuderia Ferrari Mission Winnow

Sebastian Vettel - Charles Leclerc

Jebolan akademi balap Ferrari akan mengisi salah satu kursi tim Kuda Jingkrak

Sebagai satu-satunya tim F1 yang selalu berpartisipasi sejak musim inaugurasi 1950, Ferrari telah mengoleksi 16 gelar konstruktor. Namun angka tersebut masih sulit bertambah karena tekanan dari dua pesaing tim utamanya, Mercedes dan Red Bull Racing. Juara dunia empat kali, Sebastian Vettel belum bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di dalam jet darat Ferrari musim lalu, terutama pascakecelakaan GP Jerman saat memimpin.

Kali ini tim Cintamobil mendapatkan kesempatan eksklusif untuk melihat langsung Ferrari Portofino terbaru. Mobil ini sudah diluncurkan di pasar global pada tahun 2017.

Bertukar kursi dengan Kimi Raikkonen, Leclerc yang merupakan jebolan Ferrari Driver Academy menjadi tandem baru Vettel. Mattia Binotto menjadi bos tim, menggantikan peran Maurizio Arrivabene. Sebelumnya ia menjabat sebagai kepala mekanik.

Selayang pandang SF90

Ferrari SF90

Logo Mission Winnow menghiasi beberapa bagian

Salah satu motif baru di bodi mobil musim ini adalah kehadiran Mission Winnow, program kampanye dari Philip Morris International (PMI), induk perusahaan berbagai merek rokok, untuk menghadirkan solusi dalam kehidupan sehari-hari. Warna merah khas Tim Kuda Jingkrak nampak lebih gelap, serta terdapat beberapa logo sponsor utama tim di sayap samping dan penutup mesin. Font untuk nomor pebalap terlihat lebih kekinian, meninggalkan unsur klasik.

Mesin Ferrari 064
Sasis SF90
Juara Konstruktor 16 kali
Klasemen 2018 2 (571 poin)

>>> Penasaran dengan detail beberapa mobil Ferrari? Simak reviewnya di sini!

1. Mercedes AMG Petronas Motorsport

Lewis Hamilton-Valtteri Bottas

Akankah Hamilton mempertahankan gelar?

Sang juara bertahan kembali mempertahankan lini kampiun Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas untuk F1 2019. Aksi skuat Panah Perak tahun lalu kembali dominan, dengan bekal utama 11 kemenangan Hamilton. Torehan positif tersebut tentu menjadi awal baik jelang bergulirnya musim ini meski saat latihan mereka belum pernah meraih waktu terkencang.

Nama besar Mercedes-Benz begitu harum dengan image mobil mewah. Termasuk kedua mobil ini yang menjadi cara paling terjangkau untuk bergabung ke dalam keluarga Mercedes-Benz.

Duet Toto Wolff-James Allison dalam menggawangi Mercedes F1 diprediksi kembali menjadi ancaman bagi Ferrari dan tim-tim lainnya dalam perebutan gelar tertinggi ajang balap jet darat.

>>> Dapatkan berita pasar mobil terlengkap hanya di Cintamobil.com

Selayang pandang W10

Mercedes W10

Sentuhan gradasi di bagian belakang menjadi unsur pembeda

Warna perak pada W10 lebih terang dibanding W09, ditambah dengan aksen garis lengkung tunggal hijau muda, warna khas Petronas, di bagian samping mobil. Gradasi warna ke hitam di sirip menjadi salah satu poin pembeda, selain perubahan letak beberapa sponsor, seperti logo perusahaan minyak asal Malaysia di bagian hidung.

Itulah 10 tim dan pebalap F1 2019 yang akan memulai balapan di Sirkuit Albert Park, Australia, akhir pekan ini. Dengan beberapa perubahan regulasi seperti sayap depan makin lebar, akankah lahir juara baru?

>>> Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti informasi selengkapnya hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:
 
back to top