Januari 2019 Perpres Kendaraan Listrik Ditargetkan Siap Rilis

07/12/2018

Pasar mobil
Share this post:
Januari 2019 Perpres Kendaraan Listrik Ditargetkan Siap Rilis
Regulasi kendaraan listrik di Indonesia memasuki tahap final. Jika tidak ada 'hambatan' regulasi yang bakal dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) tersebut bakal dirilis awal tahun depan atau Januari 2019.

Terwujudnya kendaraan listrik di Indonesia telah lama dinantikan masyarakat khususnya pecinta otomotif. Para produsen kendaraan juga banyak yang menyatakan kesiapannya dalam menyambut era elektrifikasi ini. Hanya saja, selain masalah infrastruktur, satu masalah yang masih mengganjal adalah keberadaan payung hukum yang menaungi sebab hingga saat ini belum ada peraturan yang mengatur secara khusus kendaraan listrik di Indonesia.

Foto Mitsubishi i-MiEV warna putih dampak dari samping depan

Mobil listrik Mitsubishi i-MiEV yang diserahkan MMC ke pemerintah

Kabar terbaru seperti dikutip dari bppt.go.id, (5/12/2018) regulasi kendaraan listrik di Indonesia bakal segera dirilis dengan target awal depan atau Januari 2019 dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Jenderal (Purn) Moeldoko, mantan Panglima TNI periode 2013-2015 yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan saat peresmian Stasiun Pengisian Listrik atau Electric Vehicle Charging Station (EVCS) di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Republik Indonesia (BPPT RI) di Jakarta dan di B2TKE-BPPT Puspiptek, Tangerang Selatan, Rabu (5/12/2018).

"Targetnya awal 2019, makin cepat makin bagus. Karena sesungguhnya sudah menggeliat mobil listrik di Indonesia," ucap Moeldoko.

>>> Mitsubishi Motors Menyambut Positif Peresmian Stasiun Pengisian Listrik Oleh BPPT

Sambil menunggu Perpres keluar, diharapkan persiapan stasiun pengisian kendaraan listrik terus dipersiapkan baik oleh sejumlah intansi maupun pabrikan otomotif sebab nantinya stasiun ini bakal difungsikan sebagaimana SPBU untuk kendaraan konvensional. Moeldoko memastikan stasiun pengisian akan terus didirikan secara masif di banyak lokasi, terutama di tempat-tempat yang jadi tujuan publik seperti pusat-pusat perbelanjaan, stasiun kereta api, kawasan-kawasan wisata hingga yang lain.

"Bisa nanti di stasiun kereta atau mungkin di mall-mall yang nantinya jadi tujuan publik," lanjutnya.

>>> Tertarik membeli mobil baru? Dapatkan informasi lebih lanjut di sini

Foto pemotongan pita Peresmian stasiun pengisi daya di BPPT

Peresmian Stasiun Pengisian Listrik di Gedung BPPT RI, (5/12/2018)

BPPT juga menuturkan dua stasiun pengisi daya kendaraan listrik yang didirikan BPPT tersebut dapat digunakan oleh masyarakat umum sebagai bentuk sosialisasi akan program percepatan mobil listrik nasional dan juga sebagai bagian uji coba. Pilot project fast charging station dari BPPT memiliki kapasitas 50 kW dengan kelebihan mampu melakukan pengisian baterai sampai penuh hanya dengan waktu 30 menit.

>>> Update berita terkini seputar otomotif hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top