Jangan Kaget! Mulai Oktober, Harga Mobil LCGC Bakal Naik

11/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Sederet harga mobil LCGC bakal mengalami kenaikan mulai 16 Oktober 2021. Ini lantaran LCGC mulai dikenakan PPnBM sebesar 3% sesuai PP No.73 tahun 2019.

Mobil Low Cost Green Car (LCGC) atau lebih sering disebut mobil murah menjadi salah satu andalan orang Indonesia. Bahkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, LCGC menjadi model mobil terlaris kedua di Indonesia setelah Low MPV dengan prosentase sebesar 21% dari keseluruhan pasar otomotif Tanah Air.

Ada beberapa faktor yang membuat mobil murah ini banyak dilirik. Misalnya dari sisi konsumsi bahan bakar. Konsumsi bahan bakar mobil LCGC terbilang irit lantaran harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan Kementerian Perindustrian yakni 20 km/liter. 

>>> Pandemi Belum Usai, Mobil Murah Masih Dilirik Nggak Ya?

Mobil LCGC Akan Dikenakan PPnBM 3% Mulai Oktober 2021

Daihatsu Ayla

LCGC 5-seater andalan Daihatsu

Sesuai dengan namanya, daya tarik lain dari mobil murah ini adalah harganya yang terbilang terjangkau bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Pasalnya, seluruh model mobil murah tak dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sejak pertama kali dikenalkan tahun 2013. 

Tapi jangan kaget kalau Anda berniat membeli mobil LCGC bulan depan dan tiba-tiba harganya sudah naik. Mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 73 tahun 2019 yang efektif berlaku mulai 16 Oktober, LCGC tak lagi digratiskan dari PPnBM. 

Tercantum pada pasal 25 tertulis bahwa sederet mobil murah itu akan dikenakan tarif sebesar 15% dengan Dasar Pengenaan Pajak sebesar 20% dari Harga Jual dengan persyaratan sebagai berikut:

a. motor bakar cetus api dengan konsumsi bahan bakar minyak paling rendah 20 (dua puluh) kilometer per liter atau tingkat emisi CO2 sampai dengan 120 (seratus dua puluh) gram per kilometer, untuk kapasitas isi silinder sampai dengan 1.200 (seribu dua ratus) cc; atau

b. motor bakar nyala kompresi (diesel atau semi diesel) dengan konsumsi bahan bakar minyak paling rendah 21,8 (dua puluh satu koma delapan) kilometer per liter atau tingkat emisi CO2 sampai dengan 120 (seratus dua puluh) gram per kilometer, untuk kapasitas isi silinder sampai dengan 1.500 (seribu lima ratus) cc.

Gambar menunjukkan Tampak tampilan samping All New Honda Brio Satya S M/T 2019

Tampaknya kenaikan harga pada LCGC tak signifikan

>>> Suzuki S-Presso Siap 'Bunuh' LCGC?

Kenaikan Harga Mobil LCGC Tak Signifikan

Bila dijabarkan, besaran PPnBM tersebut dikalikan dengan DPP menjadi 15% x 20%, sehingga didapat angka 3%. Artinya PPnBM LCGC tak lagi 0% melainkan 3%. 

Adanya pengenaan PPnBM tentu akan berdampak langsung pada harga. Meski demikian, PPnBM sebesar 3% itu tak lantas membuat harga mobil naik signifikan. Perbedaannya mungkin tidak terlalu jauh dengan harga pasaran saat ini.

Kalau dihitung kasar mungkin di kisaran Rp 3-5 jutaan. Namun kepastiannya tentu ada di tangan para produsen dan akan diumumkan ketika aturan resmi berlaku. 

>>> Pertarungan Mobil Murah 7-Penumpang Makin Seru

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top