Jadi 3 Golongan, Simak Biaya Pembuatan SIM C, CI dan CII

31/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Surat Izin Mengemudi (SIM) C untuk sepeda motor sudah digolongkan menjadi 3. Buat Anda yang mau bikin maupun perpanjangan, simak biaya pembuatan SIM C berikut!

Penggolongan SIM C untuk sepeda motor C resmi ditetapkan. Aturannya sudah terbit berupa Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi atau SIM.

Bagi pengendara sepeda motor harus memiliki SIM sesuai dengan golongan kendaraannya, yaitu SIM C untuk pengemudi sepeda motor di bawah 250 cc, SIM CI untuk pengemudi sepeda motor 250 cc sampai 500 cc, dan SIM CII untuk pengemudi motor moge di atas 500 cc. Lantas berapa biaya pembuatannya?

Biaya pembuatan SIM C, CI, dan CII

Rencana penggolongan SIM C sebenarnya sudah ada sejak lama. Hal itu terlihat dari regulasi yang mengatur biaya pembuatan SIM baru maupun perpanjangan, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016, Tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Disitu terdapat tabel tarif penerbitan SIM baru berbagai golongan serta tarif perpanjangannya. Termasuk biaya pembuatan SIM C, CI, dan CII.

Untuk pembuatan SIM baru ketiganya dikenakan biaya Rp 100.000 per penerbitan. Sedangkan untuk pembuatan SIM perpanjangan dikenakan biaya Rp 75.000 per penerbitan.

>>> Pengendara Moge Bakal Pakai SIM CII, Begini Aturannya

Foto menunjukkan pengendara moge melakukan konvoi

Pengendara moge wajib memiliki SIM khusus

Syarat membuat SIM CI dan CII

Menurut Kasi Standar Pengemudi Dit Regident Korlantas Polri, AKBP Arief Budiman, tidak ada yang berubah dari tarif tersebut. Yang berbeda hanya syarat pembuatannya.

Untuk SIM CI dan CII pemohon wajib memiliki SIM C dulu dan telah digunakan minimal 12 bulan sejak diterbitkan. Kemudian untuk SIM CII [500 cc ke atas] disyaratkan uji praktik mengingat penggunaannya berbeda dengan SIM C dan CI.

"Tidak ada perubahan dari situ, sekarang ini hanya aturannya saja, jadi soal tarif itu sama mau yang CI atau CII," kata Arief belum lama ini.

"Tidak beda, yang beda itu hanya alurnya saja. Karena dibuat berjenjang, jadi pertama itu harus punya SIM C dulu, setelah setahun bisa naik ke CI. Kalau butuh yang CII juga demikian, dan yang pasti harus ujian praktik karena peruntukannya berbeda," ucap Arief.

Saat ini penggolongan SIM masih tahap sosialisasi dan akan berlangsung minimal enam bulan. Dengan demikian waktu paling cepat untuk penerapan aturan baru ini sekitar bulan Agustus-September 2021 mengingat Perpol Nomor 5 Tahun 2021 ditandatangani pada Februari 2021.

>>> Wajib Tahu! Ini Besaran Sistem Poin Pelanggaran SIM yang Terbaru

Foto menunjukkan uji praktek SIM

Meski digolong-golongkan, biaya pembuatan maupun perpanjangan SIM C tidak berubah

>>> Perbedaan Pengendara Tidak Membawa SIM dan Tidak Memiliki SIM

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top