Isuzu Indonesia Dukung Ekosistem Sesuai Aturan Odol

07/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Isuzu Indonesia Dukung Ekosistem Sesuai Aturan Odol
Over Dimension dan Over Loading (Odol) kerap jadi masalah. Untuk itu Kemenhub terus perbaiki aturan Odol untuk hadirkan kenyamanan dan keamanan di jalan.

Kementerian Perhubungan terus berupaya memperbaiki sekaligus menangani permasalahan Odol dari hulu hingga ke hilir sehingga tercipta Zero Odol. Tujuan jelas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Gambar menunjukan truk Kampanye Odol

Isuzu kampanyekan Odol di GIICOMVEC 2020

>>> Euro4 Berlaku Tahun Depan, Bagaimana Nasib Isuzu Panther?

Kementerian Perhubungan telah melakukan pengawasan terhadap 21 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), adapun hasil dari pengawasan tersebut, Kementerian mendapati 81,07 persen angkutan barang yang melanggar ketentuan Odol dan yang sesuai hanya 18,93 persen.

Aturan Odol telah berjalan dari tanggal 1 Agustus 2018, namun masih banyak sekali kendaraan komersial yang tidak mematuhi Odol, dan berimbas pada semakin tingginya tingkat kecelakaan truk di jalan. Hal ini membuat Kementrian Perhubungan terus memberikan edukasi atau soft power kepada seluruh industri yang dapat mendukung Odol berjalan dengan baik, salah satunya dengan Isuzu Astra Motor Indonesia.  Dimana Isuzu merupakan salah satu perusahaan besar kendaraan komersial yang taat akan peraturan pemerintah dengan salah satunya ikut mendukung program Odol ini.

Gambar menunjukan Truk melanggar Odol

Truk dengan muatan berlebih kerap menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya

>>> Terkenal Badak, Ini Cara Cek Kondisi Mesin Isuzu Panther Sebelum Membelinya

‘’Isuzu Indonesia tentunya sangat menyambut dengan baik terkait aturan Odol, karena produk Isuzu sendiri memang dirancang sesuai dengan regulasi keamanan berkendara di Indonesia‘’ Ujar Ernando Demily selaku Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia dalam keterangan resminya.

Semakin ketatnya peraturan Pemerintah terkait aturan Odol, tak sedikit pebisnis yang harus berpikir ulang, ada beberapa hal yang harus mereka lakukan seperti memperketat biaya operasional menjadi hal yang utama. Selain mereka dapat beralih kendaraan, dari sebelumnya menggunakan truck rigid, kini mulai memakai tractor head, sebab kapabilitas jenis tractor head lebih besar dan titik penyebaran beban lebih luas dibandingkan truk rigid sehingga menjadi salah satu solusi dari Odol.

“Isuzu juga memberikan solusi dari sisi penghematan operasional, karena kita tahu biaya terbesar dari biaya operasional adalah penggunaan bahan bakar, dan DNA dari Isuzu yang utama adalah mesin yang irit bahan bakar dan bandel.” ujar Bapak Attias Asril selaku General Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Selain itu, aturan Odol juga merupakan salah satu regulasi yang mampu memangkas budget pemerintah dalam perbaikan jalan, karena kerusakan jalan banyak sekali disumbang oleh truk yang Odol atau membawa muatan yang banyak dan melebihi dimensi.

>>> Terus ikuti perkembangan berita otomotif di situs berita Cintamobil.com

Share this post:
Rahmat Fajar Nugraha
Penulis
Rahmat Fajar Nugraha
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Hino Punya Truk Baru Sepanjang 12 Meter, Bebas Odol

06/03/2020

Mobil baru

3 menit

Hino di ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2020 perkenalkan produk terbarunya. Truk berdimensi panjang 12 meter, tetapi bebas Odol.

Lihat juga

GIICOMVEC 2020: First Automobile Work Konfigurasi Produk Baru untuk Regulasi ODOL

05/03/2020

Event - Promosi

2 menit

First Automobile Work membawa model terbarunya yang sudah dipasarkan di Indonesia. Dengan fokus pada sistem keselamatan, semua produk FAW sudah melewati pengujian dan lolos uji Over Dimension Overload (ODOL).

Lihat juga

Dump Truck di Jabodetabek Paling Banyak Melanggar Aturan Truk ODOL

05/03/2020

Pasar mobil

5 menit

Pihak Perhubungan Darat menemukan fakta dilapangan jika truk ODOL yang beroperasi di wilayah Jabodetabek kebanyakan jenis dump truck. Diharapkan, mulai 2023, tidak ada lagi truk-truk yang kelebihan muatan seperti ini.

Lihat juga

Cegah Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga Razia Ratusan Truk ODOL

11/02/2020

Pasar mobil

5 menit

Ada lebih dari 200 unit truk terjaring razia yang dilakukan Jasa Marga karena terbukti menjadi truk ODOL. Penindakan ini dilakukan demi menekan angka kecelakaan di jalan tol.

Lihat juga