Intip Kecanggihan Alat Uji Emisi Milik Daihatsu Indonesia

21/02/2021

Pasar mobil

5 menit

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengklaim bahwa produk mereka siap uji emisi hingga batas Euro VI, ternyata alat pengujian emisi yang mereka punya sangat canggih

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek dagang Daihatsu di Tanah Air mengklaim bahwa setiap produk mereka siap untuk dilakukan uji emisi hingga batas Euro VI. Termasuk Daihatsu Rocky dan Daihatsu All-new Xenia DNGA (Daihatsu New Global Architecture) yang dirumorkan saat ini sedang giat dites tim riset dan pengembangan Daihatsu Indonesia nantinya akan menggunakan alat pengujian emisi ini.

Foto alat tes uji emisi milik Daihatsu

Fasilitas uji emisi milik Daihatsu ini diklaim sebagai yang terlengkap di Tanah Air

Serangkaian alat uji emisi yang mereka punyai ini sangat canggih dan diklaim sebagai yang pertama dan terlengkap di Indonesia untuk standar pengetesan hingga ambang batas emisi Euro6. Soni Satriya selaku Executive Coord. Engineering Division Research & Development PT ADM bilang kepada Cintamobil.com kalau alat uji emisi ini terdiri dari beberapa alat. Yuk, kita kupas satu persatu rangkaian alat uji emisi canggih ini.

1. Chassis Dyno

Chasis dynamometer berfungsi untuk mengukur tenaga dan torsi mesin dalam keadaan seluruh sasis kendaraan dalam keadaan lengkap terpasang. "(Disebut) chassis karena bentuk alatnya kayak rig structure," tambah Soni panggilan akrab Soni Satriya. Sebagai informasi, chassis dyno dibagi menjadi dua jenis, yaitu axle dynamometer dan on-wheel chassis dynamometer. Pada axle dynamometer, as roda akan dihubungkan ke mesin dyno untuk mengetahui tenaga dan torsi yang dihasilkan. Sementara on-wheel dynamometer input tenaga dan torsi didapat dari roda mobil yang bertumpu pada roller pada mesin dyno.

2. Power Meter

Power meter ini berada persis di depan windshield (kaca depan) kendaraan. Alat ini berfungsi sebagai layar informasi untuk driver atau tim engineering penguji guna melihat dan mengikuti arahan driving pattern. Data yang muncul dari Power Meter ini juga beraneka ragam, mulai dari kecepatan kendaraan, suhu kendaraan, humidity, TPS (Throttle Position Sensor), AFR (Air Fuel Ratio) dan sebagainya. Sebab, dalam melakukan running mesin diatas mesin dynometer, itu harus dipantau secara benar AFR-nya, temperatur mesin dan sebagainya agar tetap aman dan mesin tidak jebol.

3. Cooling Fan

Sesuai dengan namanya, fungsi utama dari Cooling Fan adalah untuk mendinginkan saat dilakukan engine saat test, juga berfungsi untuk mensimulasikan kecepatan angin saat kendaraan melaju di atas chassis dyno. Semakin kencang kecepatan mobil, maka akan semakin kencang pula angin yang keluar dari Cooling Fan. Cooling Fan ini sebagai sarana simulasi mobil saat berjalan dan menerpa angin dari bagian depan kendaraan, karena pengukuran dynamometer ini

4. VETS (Vehicle Emission Test System)

Mulai dari poin keempat hingga seterusnya inilah terdapat serangkaian alat uji emisi yang membedakan alat chassis dyno canggih kepunyaan Daihatsu dengan alat tes dyno maupun alat pembaca uji emisi yang dijual di pasaran. "VETS ini singkatan Vehicle Emission Test System fungsinya untuk kontrol test yang sedang berjalan secara simultan. Dan sebagai database pusat yang digunakan sebagai sumber penyimpanan untuk semua urutan pengujian guna menjamin konsistensi data setiap saat," jelas Soni.

>>> Jakarta Uji Emisi, Daihatsu: Kami Siap Hingga Euro VI

5. SOAK Room

AC SOAK Room adalah sebuah ruangan untuk mengkondisikan unit (mobil) sebelum dilakukan pengujian emisi. Suhu yang disyaratkan untuk standar uji emisi Euro2-Euro4 adalah 25⁰ +/- 5⁰, sedangkan untuk standar pengetesan uji emisi Euro5 dan Euro6 = 23⁰ +/- 5⁰.

6. CVS (Constan Volume Sample)

Selanjutnya ada alat bernama CVS, alat ini berfungsi untuk menampung gas buang/emisi sebelum dianalysa oleh Mexa One, alat ini sejenis bag atau kantung penampungan gas. CVS-ONE dirancang untuk mengukur emisi terlarut dari kendaraan dan mesin. Sistem ini pun dapat digunakan untuk mengukur tingkat emisi yang sangat rendah seperti SULEV (Super Ultra Low Emission Vehicle).

7 . Mexa One

Setelah kadar emisi mobil baru Daihatsu masuk ke VETS, dilanjut ke alat keenam dan ketujuh yang berfungsi untuk mengkalkulasi hasil dari pengujian emisi. Bisa dibilang seluruh pemrosesan data dan analisis terhadap emisi mobil dilakukan pada alat ini. "MexanOne ini Motor Exhaust Gas Analyzer. Berfungsi sebagai partikel counter HC CO NOx dan partikel polutan lain yang diinginkan untuk dihitung besarannya. Mexa ONE mendapatkan input dari CVS. Tingkat presisi dan bisa multipoint serta realtime, standar alat di laboratorium," tambah Soni.

Gambar mesin 1KR-VET Daihatsu-Toyota

Selain kadar emisi, output tenaga dan torsi juga dapat terbaca di alat-alat tersebut

Maka tak salah jika Soni dalam presentasi hari Jum'at kemarin (19/2/2021) juga menambahkan bahwa Daihatsu sudah mempersiapkan pengembangan mesin dan uji emisi untuk sekelas Euro6. Beberapa produk Daihatsu disesuaikan untuk mengikuti standar emisi yang diberlakukan di negara tujuan. Contohnya saja produk Daihatsu yang dijual di Fiji dan Chile sudah mendapatkan standar uji emisi Euro6.

Gambar Daihatsu Rocky

Calon produk terbaru Daihatsu ini juga akan pakai fasilitas canggih tersebut

Sebagai informasi, hingga saat ini Daihatsu merupakan satu-satunya pabrikan dengan fasilitas pengujian emisi terlengkap dan pertama di Indonesia yang bisa melakukan pengujian hingga Euro6. Fasilitas milik Daihatsu ini mampu menguji berbagai tipe kendaraan, mulai dari penggerak dua roda dan empat roda, dan pengujian dapat dilakukan hingga kecepatan maksimal 200 km/jam, serta menguji kendaraan dengan berat maksimal sampai 2,7 ton.

>>> Daihatsu Rocky Bakal Usung Teknologi Canggih Dan Ramah Lingkungan Ini

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif. Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia. Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar. Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat. Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini. Education 2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting 2006 - 2009 54 Senior High School 2003 - 2006 109 Junior High School Experience 2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia 2018 Content Writer Cintamobil.com 2019 Senior Content Writer Cintamobil.com 2021 Managing Editor Cintamobil.com Awards 2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana 2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik 2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top