Ragam Karoseri Truk Sesuai dengan Kebutuhan Pemakainya

09/05/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Inilah beragam karoseri truk dengan perbedaan fungsi dan konstruksi satu sama lain karena mengikuti peruntukan dan penggunaan di lapangan oleh konsumen

Menyandang predikat sebagai kendaraan niaga andalan para pengusaha untuk mendistribusikan beragam barang ke berbagai tujuan, ada beragam karoseri truk yang disesuaikan dengan peruntukannya. Contohnya, truk untuk mengirim mie instan tentunya berbeda dengan truk untuk mengantarkan susu bubuk. Begitu pula truk untuk mengangkut kelapa sawit jelas berlainan dengan truk untuk membawa pupuk atau semen. Itu sebabnya, ada banyak ragam karoseri truk yang disesuaikan dengan peruntukannya.   

>>> Tips Aman Mengemudi di Sekitar Truk

Cab Chassis

gambar truk cab chassis

Cab chassis menunggu dibuatkan karoseri truk 

Biasanya, truk yang dikirim dari pabrik perakitan menuju dealer berada dalam kondisi “polos” berupa cab chassis yang terdiri atas kabin (pengemudi dan penumpang) serta rangka sasis kosong. Usai proses jual beli di dealer, truk cab chassis kemudian diantar ke perusahaan karoseri untuk dibuatkan karoseri truk sesuai dengan kebutuhan konsumen.  

Bak Kayu 

gambar truk bak kayu

Karoseri truk jenis bak kayu untuk mengangkut berbagai macam barang

Di Indonesia, truk dengan bak kayu menjadi salah satu favorit konsumen untuk mengantar berbagai macam barang menuju beragam lokasi tujuan. Barang yang diangkut tergolong sangat bervariasi mulai dari hasil bumi, ternak, kayu, mebel,  batu, hingga pasir. Truk dengan bak kayu memiliki karakteristik sebagai bak satu arah karena hanya ada satu pintu untuk  akses bongkar muat barang dari arah belakang. Umumnya bak kayu mempunyai empat sisi yang setara atau sedikit melebihi kabin truk.   

Bak Besi  

gambar truk bak besi

Truk bak besi (baja) mempunyai bukan tiga sisi untuk kepraktisan 

Memiliki kemiripan bentuk dengan bak kayu, namun bak besi menawarkan kelebihan berupa pintu tiga arah (samping kiri-kanan dan belakang) sehingga  memudahkan akses bongkar muat barang. Bak besi menjadi pilihan untuk keperluan pengangkutan mesin, komponen atau barang  lainnya dengan berat di atas 500 kilogram karena  proses bongkar muat  tidak mungkin dilakukan secara manual dengan tenaga manusia.

Flat Deck/Flat Bed/Los Bak 

gambar truk flat bed

Truk  flat bed untuk mengangkut beragam barang kelas berat dan panjang 

Truk dengan bak jenis ini  tidak mempunyai penutup pada  semua  sisinya (samping kiri-kanan, atas dan belakang). Di atas sasis truk hanya ada kotak hollow berbahan lembaran pelat logam dengan  ketebalan  tertentu. Karena  terbuka penuh alias tanpa “rumah”, maka proses bongkar muat barang pada truk flat deck/flat bed/los bak menjadi lebih mudah dan praktis dengan crane atau forklift. Kelebihan lain truk flat deck/flat bed/los bak adalah kemampuan mengangkut barang berat dan panjang semisal mesin, pipa beton, pasak bumi, besi beton.

Full Box  

gambar truk box

Truk full box dilengkapi pintu belakang atau pintu samping model geser


Full box mengacu pada kotak barang  yang semua  sisinya tertutup rapat oleh plat aluminium atau plat baja. Terdapat pintu di bagian belakang atau pintu geser samping yang bisa  dibuka-tutup dan dilengkapi palang pintu dengan gembok. Biasanya dipilih untuk memuat barang-barang  yang relatif sensitif terhadap kondisi lingkungan.  

Wing Box  

gambar truk box

Truk wing box untuk muatan dengan bobot ringan namun volume banyak 

Pada dasarnya, wing box sama dengan full box tetapi memiliki kemampuan buka tutup pada tiga sisi (kanan-kiri-belakang). Jadi ketika pintu samping  dibuka maka bentuknya menyerupai burung yang sedang mengepakkan sayapnya. Umumnya, wing box hanya terdapat pada jenis truk besar yang panjangnya 9,5 meter atau lebih panjang lagi untuk memuat barang dengan volume banyak namun bobotnya relatif ringan seperti tisu, makanan ringan, dan popok.

 >>> Mulai Tahun Depan, Semua Truk Hino Pakai Mesin Berstandar Emisi Euro 4

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top