Menyandang predikat sebagai kendaraan niaga andalan para pengusaha untuk mendistribusikan beragam barang ke berbagai tujuan, ada beragam karoseri truk yang disesuaikan dengan peruntukannya. Contohnya, truk untuk mengirim mie instan tentunya berbeda dengan truk untuk mengantarkan susu bubuk. Begitu pula truk untuk mengangkut kelapa sawit jelas berlainan dengan truk untuk membawa pupuk atau semen. Itu sebabnya, ada banyak ragam karoseri truk yang disesuaikan dengan peruntukannya.
>>> Tips Aman Mengemudi di Sekitar Truk
Cab Chassis

Cab chassis menunggu dibuatkan karoseri truk
Biasanya, truk yang dikirim dari pabrik perakitan menuju dealer berada dalam kondisi “polos” berupa cab chassis yang terdiri atas kabin (pengemudi dan penumpang) serta rangka sasis kosong. Usai proses jual beli di dealer, truk cab chassis kemudian diantar ke perusahaan karoseri untuk dibuatkan karoseri truk sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Bak Kayu

Karoseri truk jenis bak kayu untuk mengangkut berbagai macam barang
Di Indonesia, truk dengan bak kayu menjadi salah satu favorit konsumen untuk mengantar berbagai macam barang menuju beragam lokasi tujuan. Barang yang diangkut tergolong sangat bervariasi mulai dari hasil bumi, ternak, kayu, mebel, batu, hingga pasir. Truk dengan bak kayu memiliki karakteristik sebagai bak satu arah karena hanya ada satu pintu untuk akses bongkar muat barang dari arah belakang. Umumnya bak kayu mempunyai empat sisi yang setara atau sedikit melebihi kabin truk.
Bak Besi

Truk bak besi (baja) mempunyai bukan tiga sisi untuk kepraktisan
Memiliki kemiripan bentuk dengan bak kayu, namun bak besi menawarkan kelebihan berupa pintu tiga arah (samping kiri-kanan dan belakang) sehingga memudahkan akses bongkar muat barang. Bak besi menjadi pilihan untuk keperluan pengangkutan mesin, komponen atau barang lainnya dengan berat di atas 500 kilogram karena proses bongkar muat tidak mungkin dilakukan secara manual dengan tenaga manusia.
Flat Deck/Flat Bed/Los Bak

Truk flat bed untuk mengangkut beragam barang kelas berat dan panjang
Truk dengan bak jenis ini tidak mempunyai penutup pada semua sisinya (samping kiri-kanan, atas dan belakang). Di atas sasis truk hanya ada kotak hollow berbahan lembaran pelat logam dengan ketebalan tertentu. Karena terbuka penuh alias tanpa “rumah”, maka proses bongkar muat barang pada truk flat deck/flat bed/los bak menjadi lebih mudah dan praktis dengan crane atau forklift. Kelebihan lain truk flat deck/flat bed/los bak adalah kemampuan mengangkut barang berat dan panjang semisal mesin, pipa beton, pasak bumi, besi beton.
Full Box

Truk full box dilengkapi pintu belakang atau pintu samping model geser
Full box mengacu pada kotak barang yang semua sisinya tertutup rapat oleh plat aluminium atau plat baja. Terdapat pintu di bagian belakang atau pintu geser samping yang bisa dibuka-tutup dan dilengkapi palang pintu dengan gembok. Biasanya dipilih untuk memuat barang-barang yang relatif sensitif terhadap kondisi lingkungan.
Wing Box

Truk wing box untuk muatan dengan bobot ringan namun volume banyak
Pada dasarnya, wing box sama dengan full box tetapi memiliki kemampuan buka tutup pada tiga sisi (kanan-kiri-belakang). Jadi ketika pintu samping dibuka maka bentuknya menyerupai burung yang sedang mengepakkan sayapnya. Umumnya, wing box hanya terdapat pada jenis truk besar yang panjangnya 9,5 meter atau lebih panjang lagi untuk memuat barang dengan volume banyak namun bobotnya relatif ringan seperti tisu, makanan ringan, dan popok.
>>> Mulai Tahun Depan, Semua Truk Hino Pakai Mesin Berstandar Emisi Euro 4