Tiap pabrikan punya strategi khusus untuk memenangkan persaingan di pasar mobil Indonesia, dan ternyata strategi Atsushi Kurita, sang Presiden Direktur Baru Mitsubishi Indonesia ini ternyata menarik untuk disimak.
Strategi Kurita San Lanjutkan Hegemoni Mitsubishi
"Saya memang pernah jadi Presiden Direktur KTB 2017-2020, saat itu saya fokus ke komersial bisnis, sekarang sudah beda lagi. Fokus ke kendaraan penumpang, kalau dikomparasi agak susah karena marketnya beda," buka Atsushi Kurita, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Atsushi Kurita, Presiden Direktur MMKSI yang baru
Memang, "Saya baru jadi Presiden Direktur tiga hari lalu, saya khawatir jawaban yang saya berikan tidak menyelutuh. Anda benar, saya melihat memang kita akan menghadapi banyak kesulitan dari inflasi dan competitor," kata Kurita San, nama belakang sekaligus panggilan Atsushi Kurita.

Naoya Nakamura (kiri) resmi digantikan Kurita San
Lebih lanjut pria yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager – Automotive Business Division, ASEAN Automotive Dept., Mitsubishi Corporation, Jepang itu pun bilang, "Karena masa pandemic kemarin pasar turun drastic dan dukungan pemerintah serta daya beli yang baik akhirnya rebound lagi," kata Kurita San.
>>> Mitsubishi L300 Siap Kembali Diproduksi Lokal, Fitur Kian Lengkap & Lebih Murah?
Yakin Pada Kekuatan Produk
Sebagai salah satu strategi agar bisa unggul di pasar mobil Indonesia, Kurita San sangat percaya pada kekuatan produk Mitsubishi. "Kami memiliki produk yang kuat dan tentu kami akan bekerja sama dengan pabrik MMKI untuk melakukan review menekan biaya produksi untuk mengcover kenaikan-kenaikan tersebut," ujarnya.
Meski demikian dirinya pun mengakui, Saat ini elektrifikasi juga membuat peta persaingan berubah. "Kali ini saingannya bukan hanya Jepang lagi tapi juga China dan Jepang. Namun kami tidak khawatir karena kami juga memiliki teknologi yang terbaik di bidang elektrifikasi," yakin pria berkacamata ini.

Kurita San yakin mobil ini bakal diterima konsumen kendaraan komersial dengan baik di Tanah Air
"Kami memang akan produksi Minicab-MiEV, pada akhir tahun ini, kita akan mulai jual awal tahun depan, kami tahu pemerintah punya keinginan kuat untuk menjadi negara terdepan dalam industri mobil listrik. Kami akan membantu Indonesia untuk mewujudkan itu. Kita punya produknya dan kami akan berupaya menjualnya," tuturnya.
"Kami juga bekerja sama dengan lembaga keuangan yang kami miliki untuk memberikan penawaran yang menarik buat konsumen. Tentunya untuk mengcover kenaikan cost adalah kenaikan harga pengolahan, tapi kami semaksimal mungkin menjaga harga yang ada sekarang sampai nanti ada perubahan," tutup Kurita San.
>>> Resale Value Jadi Arogansi Mitsubishi Pajero Sport yang Patut Disukai