Ratusan Ribu Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Sebelum Larangan Mudik Berlaku

06/05/2021

Pasar mobil

2 menit

Beberapa hari jelang berlakunya larangan untuk mudik 2021 ratusan ribu kendaraan terlihat sudah mulai meninggalkan wilayah DKI Jakarta pada akhir pekan lalu.

Pemerintah telah menerbitkan aturan larangan mudik 2021. Aturan tersebut mulai berlaku efektif per Rabu 6 Mei 2021 hingga Senin 17 Mei 2021. Beberapa hari jelang berlakunya larangan untuk mudik 2021 ratusan ribu kendaraan terlihat sudah mulai meninggalkan wilayah DKI Jakarta pada akhir pekan lalu. 

Berdasarkan keterangan yang dirilis oleh PT Jasa Marga, Senin (4/5), sebanyak 387.383 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada periode akhir pekan terakhir. Jumat - Minggu (30 April - 2 Mei) sebelum masuk masa peniadaan mudik. Angka tersebut merupakan  Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yakni GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

Kendati begitu, dari data yang dirilis PT Jasa Marga tersebut, total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini turun 10% jika dibandingkan lalin normal. 

Dari 387 ribuan kendaraan yang meninggalkan Jakarta mayoritas menuju ke arah timur yakni sebanyak 181.026 kendaraan. Kemudian 118.983 kendaraan menuju arah barat, sedangkan sisanya 87.374 kendaraan menuju arah selatan. 

>>> Ada Larangan Mudik Bukan Berarti Mobil Tak Perlu Perawatan Jelang Lebaran Ya!

penampakan tol jasa marga

penampakan tol jasa marga 

Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

1. Arah Timur

  • GT Cikampek Utama dengan jumlah 99.095 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 1.3% dari lalin normal.
  • GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 81.931 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 18,1% dari lalin normal.
  • Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah sebanyak 181.026 kendaraan, turun sebesar 8.5% dari lalin normal.

>>> Catat! Ini 8 Lokasi Pos Penyekatan Larangan Mudik di Kota Bandung

2. Arah barat

Lalin meninggalkan Jakarta menuju arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 118.983 kendaraan, turun 7.7% dari lalin normal.

penampakan tol cikampek utama

kendaraan yang berada di gerbang tol cikampek utama 

3. Arah selatan

Sedangkan untuk arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 87.374 kendaraan atau turn sebesar 15.65% dari lalin normal.

Pihak Jasa Marga juga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) di masa larangan mudik tahun ini yang termasuk kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3x24 jam/hasil negatif tes rapid antigen maksimal 2x24 jam/hasil negatif Genose C19 sebelum keberangkatan.

Seperti diketahui, Pemerintah kembali menerbitkan aturan larangan mudik di tahun ini menyusul pandemi Covid-19 yang belum mereda. Kemenhub bersama jajaran kepolisian juga telah memperketat jalur-jalur lintas antar kota antar provinsi untuk mencegah terjadinya arus mudik lebaran. Kendati begitu, sejumlah daerah memberlakukan mudik lokal sebagai alternatif mudik lebaran. Yang artinya warga tetap bisa melakukan perjalanan apabila daerah tujuan masih termasuk daftar wilayah aglomerasi atau daerah penyangga suatu kota atau kabupaten.

>>> Larangan Mudik Dimulai Besok, Ratusan Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.
 
back to top