Ini Fin Komodo, Kendaraan Offroad Buatan Cimahi yang Mulai Mendunia

21/01/2021

Pasar mobil

4 menit

Fin Komodo baru-baru ini memenangkan lomba desain di Indonesia. Ini menjadi modal bagi Komodo untuk bersaing di banyak negara dengan lewat desainnya itu.

Desain mobil buatan lokal mulai menarik perhatian masyarakat. Tak hanya di Indonesia, melainkan desain mobil tersebut juga mulai diminati negara-negara di kawasan Asia. Adalah Fin Komodo yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan sebagai Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2020. 

Ajang tersebut dihelat oleh Kementerian Perindustrian dengan tujuan menjaring para desainer lokal agar menciptakan desain produk industri yang inovatif, berkualitas dan berkarakter Indonesia. 

“Salah satu pemenangnya adalah PT Fin Komodo Teknologi yang berasal dari Cimahi, Jawa Barat, dengan menciptakan desain Fin Komodo KD 250 X,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih dalam keterangan resminya. 

>>> Mulai Kodok, Komodo Hingga Macan, Ini dia Mobil Memakai Nama Hewan

Fin Komodo

Kendaraan mungil ini mengusung teknologi pesawat

Mulai Merambah Pasar Luar Negeri

Berkat desainnya itu, mobil mungil ini mulai diminati oleh banyak negara. Ini menunjukan produk buatan dalam negeri pun bisa bersaing dengan sederet kendaraan lain buatan luar. 

"Di level Asia, kalau produk kita sudah dilirik oleh acara-acara di luar negeri, berarti dia punya daya saing. Kalau sudah dapet penghargaan IGDS, daya saingnya pasti bisa lebih meningkat," ungkap Gati.

Sekadar informasi kendaraan mungil yang didesain oleh Ibnu Susilo, memenangkan penghargaan Grand Award IGDS 2020 kategori Design Product dengan mengalahkan ratusan peserta lainnya. Fin Komodo adalah kendaraan roda empat yang dirancang khusus untuk melintasi medan terjal, namun didesain dengan kenyamanan bak mobil sedan.

Sejak tahun 2018, PT Fin Komodo telah memproduksi delapan mobil multiguna untuk pengguna dalam dan luar negeri. Mobil ini sengaja diciptakan dengan menggabungkan teknologi pesawat terbang dan kendaraan darat sehingga suspensinya terasa lentur, ringan, dan lincah.

Bobot mobil yang sekilas mirip Jeep terbuka ini hanya 420 kilogram. Penggunaannya pun cukup mudah, begitu pula perawatannya.

“Desain suatu produk benar-benar sangat memengaruhi selera pasar. Misalnya produk industri kalau sudah ada desainnya, tentunya pasti diikuti pengemarnya,” kata Gati.

>>> 11 Mobil Buatan Indonesia yang Sudah Mendunia

Fin Komodo

Desainnya cocok digunakan sebagai kendaraan perbatasan

Cocok Digunakan di Daerah Perbatasan

Mobil ini juga punya harga yang bisa dibilang bersaing. Kendaraan ini punya banderol Rp 110 juta dan sudah banyak dijajal oleh para penggemar offroad. Dengan kemampuan offroadnya tersebut, mobil rakitan Cimahi ini diharap bisa menjadi kendaraan penghubung wilayah pedesaan atau di daerah terpencil. 

“Dengan demikian, percepatan pemerataan ekonomi di perdesaan bisa tercapat dengan mobilisasi yang ditunjang oleh kendaraan multi fungsi seperti Fin Komodo,” imbuh Gati.

Selain itu, mobil mungil ini diharapkan bisa digunakan untuk  kendaraan TNI dalam upaya menjaga wilayah perbatasan. Para penjaga hutan pun dapat memanfaatkan mobil ini untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan lantaran kemampuannya menjelajah kubangan dan tanah terjal dengan performa yang baik.

“Mobil ini juga bisa dipakai untuk evakuasi, penunjang kegiatan pertanian, pertambangan, perkebunan, dan kegiatan lain yang tidak dapat dijangkau kendaraan konvensional,” terang Pengamat Desain Otomotif Rudi Budiman.

>>> Kata Menperin Soal Mobil Buatan Indonesia Kena Safeguard di Filipina

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top