Ini 3 Strategi Pemerintah Mengantisipasi Arus Mudik 2019

31/05/2019
Arus mudik Lebaran 2019 akan selalu bersinggungan dengan kendala macet. Mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mengeluarkan 3 strategi yang nantinya akan diterapkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Strategi ini dialokasikan untuk menghadapi sejumlah titik rawan macet di Jalan Tol Trans-Jawa.

Tiga Titik Rawan Macet Arus Mudik Lebaran 2019

Lewat siaran resmi, Danang Pareskrit selaku Kepala BPJT, menuturkan bahwa terdapat tiga titik rawan macet meliputi Gerbang Tol Cikampek Utama, Gerbang Tol Kalikangkung serta Kartosuro-Solo.

1. Gardu Tambahan

Danang mengatakan, "Di tiga tempat tersebut, kemarin kita cek sudah mulai dipasang gardu tambahan untuk mengakomodasi lonjakan volume kendaraan yang tinggi."
Dengan adanya gardu tambahan, proses transaksi di tiga titik jalan Tol tersebut bisa lebih lancar dan mempercepat arus lalu lintas mudik 2019. Setidaknya, transaksi pemudik di gardu berjalan lebih cepat, 3-4 detik setiap kendaraan.

Gardu Tol Tambahan menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran 2019

Semakin banyak gardu tol, tentu semakin cepat pula transaksi yang dilakukan oleh pemudik

>>> Baca juga: Ingin Mudik Ke Sumatera? Tol Fungsional Bisa Pangkas Palembang-Lampung 5 Jam

2. Diskon Tarif Tol

Strategi kedua dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran 2019, BPJT juga mengeluarkan program diskon tarif Tol sebanyak 15 persen. Hal ini dilakukan dalam dua sesi yakni arus mudik pada tanggal 27 - 29 Mei serta arus balik di tanggal 10 - 12 Juni. Yang mana, keduanya tidak berada tepat di puncak arus mudik.

Diskon Tarif Tol Lebaran 2019 bukan hanya diberlakukan di Tol Trans-Jawa tapi juga di seluruh ruas Tol di Indonesia

Diskon tarif tol juga diberlakukan pada tanggal tertentu

Kementerian Perhubungan melakukan analisa dan memprediksi bahwa puncak arus mudik Lebaran 2019 akan terjadi di tanggal 31 Mei dan pada tanggal 8 Juni untuk arus balik. Itulah mengapa, penerapan diskon tarif tol tidak diberlakukan tepat di puncak arus mudik, supaya tidak terjadi peningkatan arus lalu lintas.
Perlu diketahui juga diskon tarif tol ini bukan saja berlaku di Tol Trans-Jawa tapi juga di seluruh ruas Tol Indonesia. Namun, yang diberikan diskon hanyalah jalan Tol yang sudah beroperasi fungsional saja.

>>> Info menarik: Sambut Mudik Lebaran 2019, Jasa Marga Berlakukan Diskon Tarif Tol 15%

3.One-Way dan Contraflow Tol Trans-Jawa

Pemerintah sudah memutuskan akan kepastian One-Way dan Contraflow di Tol Trans-Jawa. Marga Fitri W selaku Operation Management Group Head Jasa Marga, menuturkan bahwa One-Way dan Contraflow akan diberlakukan pada tanggal arus Mudik yakni 30 Mei - 2 Juni dan arus Balik pada tanggal 8 - 10 Juni.

•    One-Way Tol

Penerapan One-Way Tol atau Tol Satu Arah, akan dimulai dari Km 70 Cikampek hingga Km 263 Brebes Barat.
One-Way Tol di saat arus mudik lebaran akan dimulai pukul 09.00 - 21.00 WIB.

One Way Tol menjadi salah satu strategi Pemerintah menghadapi potensi kemacetan arus mudik Lebaran 2019

Tol Satu Arah diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan arus mudik Lebaran 2019

•    Contraflow Tol

Beda halnya dengan Contraflow Tol, yang dimulai dari Km 29 hingga Km 61 di Tol Jakarta-Cikampek.
Saat arus mudik Lebaran, Contraflow akan berlaku mulai pukul 06.00 - 21.00 WIB. Sedangkan di arus balik, Contraflow diberlakukan pada pukul 14.00 - 22.00 WIB.
>>> Ikuti terus informasi terupdate seputar arus mudik Lebaran 2019 hanya di situs Cintamobil.com

Franky Pratama

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
1

berita lain