[INFOGRAFIK] Adaptasi Industri Otomotif di Masa Pandemik Virus Corona

11/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Masalah terbesar industri otomotif pada masa pandemik virus Corona adalah menjalin hubungan dengan konsumen. Saat ini, diler dan pabrikan mulai berbenah diri.

Pandemik virus Corona yang telah berlangsung sejak awal tahun memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan manusia. Dan di tengah pandemik ini, masyarakat dunia diperkenalkan dengan “The New Normal”, cara normal baru untuk hidup. Tak kerkecuali di industri otomotif. Pabrikan-pabrikan otomotif mencari cara untuk tetap bertahan dan memaksimalkan penjualan mobil di masa Corona.

Industri otomotif dipaksa untuk menawarkan berbagai kemudahan selama masa pandemik. Mulai dari beralih ke dunia virtual dalam peluncuran kendaraan, seperti yang dilakukan oleh BMW dan Toyota beberapa waktu lalu, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tak terkecuali meningkatkan layanan servis di rumah.

Ketika perekonomian mulai melambat dan industri-industri turut merasakan dampaknya, sebagian produsen memberikan progam finance, contohnya saja penundaan pembayaran bahkan memberikan promo dan diskon bagi konsumen yang terdampak masalah finansial selama pandemik Covid-19 ini.

>>> [INFOGRAFIK] Perilaku Pegiat Otomotif di 7 Negara Selama Pandemik Covid-19

Beberapa pabrikan juga memberikan kemudahan pembelian menggunakan fitur Augmented Reality (AR) dimana pembeli bisa dengan mudah menemukan mobil pilihan tanpa harus keluar rumah. Cukup dengan melihat jajaran mobil yang disediakan secara virtual dan menawarkan layanan test drive dengan mengantarkan mobil ke rumah,

Semua yang dilakukan oleh pabrikan merupakan bagian dari proses adaptasi diler terhadap perubahan yang terjadi karena pandemik. Perubahan juga jelas terlihat dari pembelian masyarakat di sebagian besar negara. Dengan keinginan untuk mengurangi interaksi sosial, kehadiran teknologi menjadi jawaban proses jual beli tetap berlangsung.

infografik AP Indo bagian 1 berwarna putih

infografik AP Indo bagian 2 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 3 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 4 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 5 berwarna putih

Gambar menunjukkan infografik AP Indo bagian Hyundai

infografik AP Indo bagian 7 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 8 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 9 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 10 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 11 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 12 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 13 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 14 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 15 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 16 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 17 berwarna putihinfografik AP Indo bagian 18 berwarna putih

>>> Berita perkembangan otomotif Indonesia selama masa pandemi corona bisa dibaca disini

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top