Indonesia Punya Wakil di Ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019

21/03/2019

Pasar mobil
Share this post:
Indonesia Punya Wakil di Ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019
Kejuaraan balap Blancpain GT World Challenge Asia 2019 akan diikuti oleh tiga wakil dari Indonesia. Siapa saja mereka?

Gambar menunjukkan aksi start Blancpain GT Asia 2018 di Sirkuit Sepang, Malaysia

Bahkan ada tim dan pembalap dari Eropa yang balapan di sini juga

Pertama kali dihelat pada 2017, Blancpain GT Series Asia merupakan hasil kolaborasi dari promotor balap SRO Motorsports Group dan Team Asia One GT Management. Dua kelas yang dilombakan pada ajang tersebut adalah GT3 dan GT4, mengadopsi sportcar kenamaan dari berbagai merek, seperti Audi R8 LMS, Ferrari 488, Lamborghini Huracan, dan Mercedes AMG .

Seperti pada kebanyakan balap grand touring, beberapa tim hanya ikut satu atau dua seri, khususnya saat digelar di negara asalnya. Itulah mengapa bila kita lihat di situs resminya, nampak peserta dari dua tahun ke belakang sangat banyak, padahal belum tentu semuanya balapan semusim penuh.

>>> Baca juga: Pengembangan GR Supra dibantu oleh video gim

Seluruh balapan berdurasi satu jam plus satu kali periode pit stop untuk berganti pembalap dan ban. Tiap seri menghelat dua balapan, dengan durasi kurang lebih satu jam. Masing-masing tim menggunakan dua pilot untuk menggeber satu mobil secara bergantian. Adapun jumlah poin yang diperebutkan sama dengan F1, yakni 25, 18, 15, 12, 10, 8, 6, 4, 2, 1.

Pembalap Indonesia di Blancpain GT World Challenge Asia 2019 adalah Setiawan “Johannes” Santoso. Pria berusia sekitar 40 tahun ini sempat mencuri perhatian penggemar balap ISSOM musim 2017 saat memenangi balapan kelas ETCC 3.600cc dan Super Touring Open. Selain balap turing, Setiawan juga punya pengalaman di balap sprint rally dan Ferrari Challenge Asia Pacific.

Ia akan membela Team iRace. Win bersama Ringo Chong (Singapura) di mobil Mercedes-AMG GT4. Kesempatan berlaga di kelas GT4 ini tentu menambah daftar pembalap dalam negeri di kelas GT paling standar tersebut, setelah Anderson Tanoto di kejuaraan Audi R8 LMS Cup.

>>> Pssst, Kami juga jualan Ferrari!

Gambar menunjukkan David Tjiptobiantoro, pebalap GT Ferrari dari T2 Motorsports

Selain membalap, David juga merupakan seorang pengusaha

>>> Berita pasar mobil terbaru dan terlengkap hanya di Cintamobil.com

Dua musim lalu, David Tjiptobiantoro turun di kelas GT3 membela tim T2 Motorsports (488 GT3) dengan rekan satu mobil Gregory Teo. Keduanya belum mampu berbicara banyak karena hanya bertengger di peringkat 25 (nirpoin) klasemen akhir tim. Bersama Andrew Haryanto dari X-One Motorsports (Lamborghini Huracan GT3), merekalah pembalap Indonesia pertama di Blancpain GT Asia

Berbekal pengalaman di Spa 24 Hours 2018, T2 Motorsports nampaknya pede untuk kembali balapan di gelaran yang kini bernama Blancpain GT World Challenge Asia. David akan punya tandem baru dari Indonesia dengan pengalaman balap single-seater dunia. Siapa dia? Tunggu di Cintamobil.com!

>>> Ikuti berita otomotif lainnya di Cintamobil.com!

Share this post:
 
back to top