Imbas Perang Dagang, Produsen Mobil Listrik China Siap Relokasi ke Indonesia

15/07/2019

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Imbas Perang Dagang, Produsen Mobil Listrik China Siap Relokasi ke Indonesia
Perang dagang antara China dan Amerika Serikat berimbas pada banyak hal. Salah satunya, dua produsen mobil listrik China, BYD dan JAC bakal melakukan relokasi bisnis dan Indonesia jadi salah satu negara yang dilirik dan dipertimbangkan.

Akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat yang terus berlanjut para pelaku usaha berpikir keras untuk tetap survive demi kepentingan bisnisnya. Dua produsen mobil listrik China, BYD dan JAC diklaim sangat berminat untuk melakukan relokasi bisnis dari lokasi lain ke Indonesia.

Foto mobil listrik BYD e6 yang jadi armada Taksi Blue Bird

BYD ingin lebih dalam merambah pasar Indonesia

Hal tersebut disampaikan Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman, Ridwan Djamaluddin di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Ridwan, ketertarikan dua produsen mobil listrik tersebut terungkap saat dia turut dalam kunjungan kerja ke Ghuangzou, China bersama Menteri Koordinator Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, 7 Juli 2019 lalu.

"Mobil listrik mau relokasi, yaitu BYD dan JAC. BYD itu mobil yang kerja sama dengan Bluebird sedangkan JAC itu ukuran kelas mobilnya satu tingkat di bawah BYD, tapi itu besar (juga)," kata Ridwan, seperti dikutip dari Liputan6.com, (12/7/2019).

>>> Selain Wuling dan DFSK, Pabrikan China Ini Siapkan Kendaraan Listrik Untuk Pasar Indonesia

Foto mobil listrik JAC iEV7S, dari arah samping depan tampak menarik

JAC juga tertarik relokasi ke Indonesia

>>> Hampir Terancam, Ini Kenyataan Pahit Industri Mobil Listrik China

Tidak disebutkan kapan rencana besar itu direalisasikan dan berapa nilai investasi yang bakal ditanam. Yang pasti kedua produsen mobil listrik tersebut sudah menyatakan minat dan siap. Lokasi juga sudah disurvei dengan opsi utama di wilayah Jawa Barat.

"Mereka tidak mengungkapkan angka tapi sudah menyatakan minat. Syaratnya jelas dan lokasinya ada. Perpres sedang ditunggu," tutur Ridwan. "Tapi kalau dia mau mendekatkan sama sumber baterainya bisa juga di luar (Jawa) sana," tambahnya.

>>> Ikuti terus berita otomotif terupdate dan terlengkap hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Diam-Diam, Suzuki Ertiga Model Taksi Diluncurkan Di India

11/06/2019

Mobil baru

3 menit

Kabar terbaru datang dari Maruti Suzuki India yang meluncurkan varian baru dari Ertiga. Bukanlah varian mobil keluarga atau Multi Purpose Vehicle (MPV), justru yang hadir adalah Suzuki Ertiga taksi, dinamai Suzuki Ertiga Tour M.

Lihat juga

Nissan LEAF Jadi Taksi, Ini Jawaban Nissan Motor Indonesia?

02/05/2019

Pasar mobil

Nissan LEAF bakal hadir di tengah meningkatnya tren mobil listrik jadi taksi Meski demikian Nissan Motor Indonesia (NMI) belum bisa pastikan Nissan LEAF bakal bermain di segmen transportasi publik tersebut.

Lihat juga

Armada Taksi Mulai Pakai Mobil Mewah, BMW Belum Tertarik

27/04/2019

Pasar mobil

Perusahaan taksi Blue Bird mulai menggunakan mobil mewah Tesla Model X dan BYD e6 sebagai armada. Namun itu belum cukup memikat BMW untuk menawarkan produknya sebagai armada taksi.

Lihat juga

Ragam Teknologi Mobil Listrik, Mana Yang Paling Relevan Untuk Indonesia?

02/07/2019

Perawatan dan service

5 menit

Dunia otomotif secara keseluruhan sedang beralih menuju elektrifikasi, termasuk Indonesia. Apa saja teknologi mobil listrik yang ada sampai saat ini, dan mana yang paling relevan untuk diterapkan di tanah air?

Lihat juga

Satu Lagi Persembahan Indonesia, Mobil Listrik Garuda Karya UNY

27/06/2019

Pasar mobil

4 menit

Tepat di momen Dies Natalis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ke-55, mobil listrik bernama Garuda UNY telah lahir. Ini menjadi salah satu bukti dari karya anak bangsa yang siap menyambut era kendaraan ramah lingkungan di tahun 2025.

Lihat juga
 
back to top