Ikuti Protokol Kesehatan, Daihatsu Indonesia Sesuaikan Takt Time Produksi

08/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Ikuti Protokol Kesehatan, Daihatsu Indonesia Sesuaikan Takt Time Produksi
Dalam rangka mengikuti protokol kesehatan yang berlaku PT Astra Daihatsu Motor selaku agen pemegang merek Daihatsu Indonesia sesuaikan Takt Time produksi

Sudah lebih dari 3 minggu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kembali PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) secara ketat sejak 14 September 2020, dan diperpanjang hingga 11 Oktober 2020. Sejalan dengan keputusan tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyesuaikan kapasitas produksi kendaraannya dengan takt time dari yang sebelumnya 1,5 menit per-unit kendaraan menjadi 3,1 menit per-unit.

Mengikuti Protokol Kesehatan

Penyesuaian takt time ini mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan, yakni dengan menerapkan jaga jarak antar karyawan di produksi minimal 1,5 meter demi menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan. Penyesuaian ini juga menyebabkan kapasitas produksi mengalami penurunan, hal ini juga disesuaikan dengan permintaan pasar yang juga menurun disebabkan oleh turunnya daya beli akibat virus Corona (COVID19).

Gambar Pabrik PT ADM

Kebijakan diubah karena mengikuti protokol yang berlaku

Meskipun terjadi penyesuaian produksi, ADM tetap optimis dan bersyukur dapat menjalankan operasional perusahaan dengan baik di tengah kondisi yang tidak mudah. Hingga saat ini, Daihatsu menerapkan kebijakan WFO (Work From Office) dan WFH (Work From Home) menjadi 25% WFO – 75% WFH, yang berarti tiap karyawan Daihatsu bekerja di kantor hanya 1 minggu dalam 1 bulan selama periode PSBB.

>>> Imbas COVID19 Daihatsu turunkan target produksi jadi segini

Penuhi Pasar Domestik Dan Internasional

Selain itu, ADM juga menggunakan sebuah aplikasi monitor internal untuk memastikan jarak antar karyawan saat bekerja di kantor selalu dalam batas aman, yakni minimal 1,5 meter. Selain untuk memenuhi pasar domestik, produk rakitan ADM juga diekspor di 75 negara dengan brand Toyota, Daihatsu, dan yang terbaru pada September 2020 lalu, yaitu Mazda Bongo yang berbasis Daihatsu GranMax facelift.

Gambar Mazda Bongo

Mazda Bongo adalah rakitan Daihatsu Indonesia

Di Negeri Sakura, Mazda Bongo mengusung mesin yang sama persis dengan Daihatsu Gran Max 1.5 L yakni unit NR series yang punya alternator canggih. Kemudian fitur-fiturnya mengikuti standar yang ditetapkan Kementerian Transportasi Jepang. Ada dua model Bongo yang ditawarkan yakni STD dan juga DX dengan pilihan penggerak 2WD dan juga 4WD. Kemudian transmisinya terdapat pilihan yakni manual dan juga otomatis. 

Gambar interior Mazda Bongo

Interior Mazda Bongo

“Daihatsu tetap optimis dan bersyukur walaupun terjadi penurunan, masih dapat tetap melakukan aktivitas produksi dengan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan dengan mengoptimalkan karyawan yang bekerja demi meminimalisir penyebaran Covid-19 di seluruh area kerja,” tutup Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT ADM dalam keterangan resminya dikutip Cintamobil.com.

>>> Mau beli mobil Daihatsu? Lihat ragam pilihannya di sini

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top