Hyundai Motor Co Dan Kia Motors Corp Segela “Recall” 1,48 Juta Unit

17/04/2017

Pasar mobil
Share this post:
Hyundai Motor Co Dan  Kia Motors Corp Segela  “Recall” 1,48 Juta Unit
Dua produsen mobil dari Korea Selatan, Hyundai Motor Co dan Kia Motors Corp, telah berencana melakukan kampanye penarikan kembali atau “Recall” terhadap 1,48 juta unit kendaraan di seluruh pasar global. Kampanye tersebut terjadi sebab adanya masalah pada sektor mesin.

Menurut Reuters, recall dilakukan akibat cacat pada mesin saat proses produksinya. Kondisi ini berdampak pada keausan dini pada bantalan mesin yang bisa menyebabkan mesin mendadak mati dan rawan kecelakaan.

Produk - produk yang kena masalah ini tidak hanya ada di Korea Selatan tetapi juga datang dari beragam model yang tersebar di Amerika Serikat (AS), dan Kanada. Mulai dari Hyundai Sonata dan Santa Fe lansiran 2013-2014, Kia Optima 2011-2014, Sorento 2012-2014, serta Sportage produksi 2011-2013.

hyundai Sonata merupakan salah satu model ditariklan kembali dalam kampanye pernarikan 1,48 juta unit

Hyundai Sonata dan Santa Fe merupakan salah satu model ditariklan kembali 

Jumlah mobilnya tidak kurang dari 1,19 juta mobil berada di AS, 114,187 unit di Kanada, dan sisanya 171.348 unit ada di Korea Selatan. Dua perusahaan mobil Huyndai dan Kia  sepakat akan mulai melakukan kampanye perbaikan pada tanggal 19 Mei 2017 mendatang.

Kampanye penarikan mobil ini bukan pertama kali, pada 2015 Hyundai sudah pernah menarik 470.000 unit Sonata di Amerika Serikat akibat kerusakan pada komponen mesin. Sedangkan di Korea Sekatan, penarikan meliputi Hyundai Sonata, Grandeur, Kia K5, K7, dan Sportage bermesin bensin 2.000 cc dan Theta 2.4 L, semuanya diproduksi sebelum bulan Agustus tahun 2013.

Kia K5 Optima Hybrid 2012 berwarna hitam terlihat sebagian depan canggih dan mewah yang sedang terletak di depan sebuah degung

Kia K5 adalah sebuah mobil dalam Kampanye penarikan mobil sebelumnya


>>> Baca juga: Pemerintah Korea Selatan Minta Hyundai dan KIA “Recall”

Menghadappi keadaan ini, pihak Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan bahwa ada kesamaan masalah dengan pristiwa pada 2015 silam, yakni akibat serpihan puing pada poros engkol yang menyebabkan kerusakan pada mesin.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respon dari perusahaan Kia dan perusahaan Hyundai. Keduanya menyatakan bahwa masalah yang terjadi saat ini berbeda sekali dengan 2015 lalu.

>>> Klik disini untuk mengupdate berita terbaru
Share this post:
 
back to top