Honda Tidak Yakin Mampu Menahan Harga Kalau Dollar AS Terus Menguat

17/05/2018
Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar AS sampai hari Senin (14/5/2018) masih berada di kisaran Rp 14.000. Bagi PT Honda Prospect Motor (HPM), distributor sekaligus agen pemegang merek (APM) Honda di Indonesia kondisi ini memang cukup jadi problema di kalangan industri otomotif khususnya roda empat.

Peluncuran Honda Civic Type R di GIIAS 2017

Sebagaimana umumnya produsen merek Jepang, Honda juga masih menggantungkan Dollar AS sebagai alat transaksi utama

Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT HPM mengaku untuk saat ini masih bisa bertahan dengan harga yang ada. Dalam arti belum akan menaikkan harga mobil dalam waktu dekat sebab baru bulan April 2018 lalu HPM menaikkan harga.

"Kita terakhir menaikan harga itu pada April 2018, dan dengan kondisi dollar sekarang ini masih belum mempengaruhi lagi," tutur Jonfis saat berbincang dengan media di sela-sela acara Honda Fastival 2018, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Aktivitas Produksi Honda di pabrik hOnda Indonesia

Melemahnya Rupiah terhadap Dollar AS cukup memberi pengaruh pada industri otomotif seperti Honda

>>> IIMS Menjadi Lumbung Penjualan Honda di Kuartal Pertama 2018

Namun, Jonfish juga tak berani memastikan sampai kapan HPM bisa menahan harga sebab beberapa faktor pendorong kenaikan harga sudah cukup besar. Sebagai contoh, harga bahan baku seperti besi dan baja serta lainnya saat ini sudah merangkak naik. Imbasnya tentu kepada para produsen.

"Jadi kita lihat dulu sampai nanti, tetapi untuk sekarang kita tidak ada rencana untuk naik harga, untuk semua model belum ada kenaikan," tambah Jonfis.

Diprediksi oleh banyak pengamat ekonomi, pelemahan nilat tukar Rupiah terhadap Dollar AS bakal berlangsung hingga akhir Mei 2018 mendatang.

Seorang usher berpose di samping Honda Mobilio Special Edition di IIMS 2018

Di IIMS 2018, Honda tidak meluncurkan line up terbaru. Tapi punya model penyegaran dalam jumlah yang sangat terbatas, yaitu Honda Mobilio Special Edition

>>> Edisi Spesial Honda Mobilio Hadir lebih Elegan di IIMS 2018

Pelemahan rupiah terhadap dollar AS ini diperkirakan akan berlanjut sampai akhir Mei 2018 mendatang. Bagi produsen otomotif yang banyak bertransaksi menggunakan mata uang USD seperti Honda, kondisi ini jadi satu masalah tersendiri.

Beda dengan produsen yang tidak menggunakan transaksi dalam pembelian bahan baku, seperti merek China Wuling atau merek Eropa BMW yang mengaku tidak begitu terpengaruh dengan kenaikan mata uang Dollar AS.

>>> Terus ikuti perkembangan berita otomotif di situs berita cintamobil.com

>>> Bosan dengan mobil kamu? Jual saja di situs jual beli mobil harga bagus cintamobil.com

Fat

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0