Honda Tetap Percaya Diri, Konsumen Honda CR-V Beda Dengan Konsumen SUV Buatan China

24/03/2019

Pasar mobil
Share this post:
Honda Tetap Percaya Diri, Konsumen Honda CR-V Beda Dengan Konsumen SUV Buatan China
HPM masih tetap percaya diri Honda CR-V masih tetap menjadi pilihan masyarakat Indonesia khususnya pecinta SUV medium. Bahkan diyakini penjualan unit Honda CR-V setiap bulannya bakal tetap tinggi dan tidak terpengaruh dengan SUV buatan China yang menjadi saingannya.

Foto Honda C-RV tampak dari samping depan

Honda CR-V mendapat pesaing baru SUV buatan China

Akhir-akhir ini geliat persaingan di pasar otomotif khususnya kendaraan roda empat semakin ramai, apalagi dengan kehadiran pendatang baru produsen otomotif yang berasal dari negara China yang turut serta meramaikan pasar mobil di kelas sport utility vehicle (SUV) medium yang selama ini didominasi oleh pabrikan Jepang, seperti Mitsubishi, Honda, dan juga Toyota.

Selain menawarkan produk dengan tampilan desain yang lumayan menarik perhatian masyarakat Indonesia pemberian label harga pada mobil SUV buatan China seperti DFSK Glory 580 dan juga Wuling Almaz pun lebih murah jika dibandingkan dengan mobil buatan Jepang.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, saat ini banderol harga untuk SUV medium buatan Honda, Toyota, dan juga Mitsubishi berada pada kisaran Rp 400 hingga Rp 500 jutaan. Sementara itu harga DFSK Glory 580 dan juga Wuling Almaz dengan berani menawarkan harga yang lebih murah, yakni sekitar Rp 300 jutaan.

Namun meski melihat kondisi seperti ini, Jonfis Fandy selaku Direktur Pemasaran dan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM) meyakini bahwa perbedaan harga itulah yang menjadikan perbedaan karakter konsumen, kebanyakan orang yang membeli Honda CR-V cenderung memilih kualitas dan fitur yang ditawarkan sehingga tidak lagi memikirkan soal harga. "Kami pun tidak pernah melakukan pelatihan atau membahas SUV buatan China itu, karena tidak pernah ada konsumen yang bertanya atau membandingkan CR-V dengan SUV itu," ujar Jonfis di Bogor, Jawa Barat belum lama ini.

>>> Baca di sini Review Honda CR-V 2019 lebih detail!

Foto Interior Honda CR-V, mewah

Sistem infotainment layar sentuh Honda CR-V 2019

Selain itu Jonfis juga mengungkapkan bahwa persaingan di pasar sudah pasti akan lebih ketat lagi dikarenakan masyarakat akan dihadapkan dengan banyaknya pilihan produk. Akan tetapi, kata Jonfis, balik lagi terhadap konsumen secara saat ini konsumen sudah cukup pintar dalam memilih ataupun membeli mobil.

"Mereka tahu mana mobil yang punya kualitas bagus, seperti fitur. Belum lagi aftersales, hingga harga jual kembalinya, kalau beli CR-V Rp 500 juta, susut 10 persen masih cukup tinggi, tetapi kalau Rp 300 jutaan, susut 10-15 persen, akan menjadi berapa harga bekasnya," kata Jonfis.

>>> Berita pasar mobil terbaru dan terlengkap hanya di Cintamobil.com

Jonfis masih tetap percaya diri bahwa sampai saat ini Honda CR-V masih tetap menjadi pilihan masyarakat Indonesia khususnya pecinta SUV medium. Bahkan Ia juga meyakini bahwa penjualan unit Honda CR-V setiap bulannya juga masih tinggi dan tidak terpengaruh dengan SUV medium yang menjadi saingannya.

Sebagai informasi, Honda CR-V merupakan salah satu line up HPM di Indonesia yang memberikan kontribusi lumayan besar, meski tak sebesar Honda Brio. Sepanjang tahun 2018 lalu menurut data GAIKINDO penjualan Honda CR-V (wholesales) mencapai 14.230 unit dengan rata-rata per bulan lebih dari 1.000 unit. Namun pada dua bulan pertama tahun 2019 penjualan Honda CR-V sedikit mengalami koreksi. Honda hanya mendistribusikan CR-V sebanyak 804 unit dengan rincian Januari 350 unit dan Februari 454 unit.

Di saat yang sama pada Februari lalu SUV buatan China Wuling Almaz terdistribusi ke diler sebanyak 586 unit atau lebih tinggi dari Honda CR-V.

>>> Baca juga: 10 Kasus Pencurian Konverter Katalitik Honda CRV Terjadi Baru-baru ini di London

Foto start test drive Wuling Almaz dari diler resmi Wuling

Diakui atau tidak, kehadiran Wuling Almaz memunculkan sedikit kecemasan buat kompetitor

>>> Ikuti berita otomotif terbaru di Cintamobil.com!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top