Honda Terbuka Hadirkan Aliansi Baru untuk Kembangkan Mobil Listrik

19/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Kepala eksekutif baru Honda Motor Toshihiro Mibe mengungkapkan bahwa pihaknya terbuka untuk hadirkan aliansi baru di segmen mobil listrik.

Mobil listrik merupakan salah satu masa depan dari industri otomotif. Jadi jika tidak mengherankan lagi produsen mobil utama saling berlomba-lomba menciptakan mobil listrik yang lebih menguntukan untuk semua pihak.

>>> Honda Brio Jadi Model Paling Laris di Semester Pertama 2021

Gambar menunjukan Bos Honda

Kepala Eksekutif Honda Motor Toshihiro Mibe 

Honda Terbuka untuk Aliansi Baru

Honda sebagai salah satu produsen mobil utama mengatakan bahwa pembuat mobil asal Jepang itu bersedia membentuk aliansi baru. Tentunya dengan membuka aliansi baru ini diharapkan Honda dapat untuk membuat mobil listrik lebih menguntungkan. 

“Jika melalui aliansi Honda dapat mencapai lebih awal apa yang seharusnya menjadi tujuan, maka kami akan bersedia untuk membentuk aliansi,” kata Kepala Eksekutif Honda Motor Toshihiro Mibe pada konferensi pers, ketika ditanya bagaimana dia membayangkan global aliansi pada elektrifikasi seperti dikutip dari Reuters pada hari Jumat (16/21).

Komentar Mibe mencerminkan tekanan pada industri otomotif global untuk berbagi teknologi dan biaya untuk memenuhi permintaan kendaraan yang lebih bersih. Honda telah mengambil peran utama sebagai produsen mobil terbesar kedua di Jepang pada saat pergeseran yang berkembang dalam teknologi mobil ke kendaraan listrik (EV) dan mengemudi otonom.

>>> Pastikan Produksi Aman, Honda Vaksinasi Seluruh Karyawannya

Gambar menunjukan Aliansi Honda dan GM

Aliansi Honda dan General Motors

Honda Sudah Bermitra dengan General Motors 

Honda dan mitra aliansinya saat ini General Motors mengatakan bahwa keduanya akan memperkenalkan dua model mobil listrik berukuran besar yang dikembangkan bersama untuk pasar Amerika Utara. Mobil listrik dari aliansi ini akan menggunakan baterai Ultium GM pada tahun 2024 dan akan meluncurkan serangkaian model baru yang menampilkan EV baru melalui platform yang dijuluki e:Arsitektur.

Selain itu kedua perusahaan juga telah berkolaborasi pada kendaraan otonom serta pada teknologi kendaraan sel bahan bakar (FCV), dan sedang menjajaki lebih banyak cara untuk memperluas aliansi mereka.

Honda mengatakan pihaknya bertujuan untuk meningkatkan rasio EV dan FCV menjadi 100% dari semua penjualan pada tahun 2040. Ambisi ini sejalan dengan fakta bahwa kendaraan listrik hadir dengan harga lebih murah saat produknya hadir secara langsung.

“Harga kendaraan listrik, seperti peralatan rumah tangga, turun dengan cepat begitu produknya keluar di pasar, kata Mibe. “Membangun aliansi akan menjadi arahan besar dalam hal peningkatan jumlah kendaraan listrik, mengingat elektrifikasi saat ini tidak layak secara komersial.” tutupnya.

>>> Pahami Etika Berkendara dan Menjaga Emosi Berkendara di Jalan Raya

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

 
back to top