Harga BBM Diprediksi Naik Lagi Lebih Mahal Dari Sebelumnya

10/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Harga BBM Diprediksi Naik Lagi Lebih Mahal Dari Sebelumnya
Harga BBM Pertamax series dan Dex series di Indonesia baru saja turun. Namun pengamat memprediksi harga bakal naik lagi bahkan jadi lebih mahal dari sebelumnya.

Harga baru ditetapkan Pemerintah untuk BBM Pertamax series dan Dex series dan resmi berlaku mulai 5 Januari 2019 pukul 00.00 waktu setempat. Pemberlakuan ini sesuai amanat Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Harga Pertamax yang sebelumnya Rp9.850 menjadi Rp9.200 per liter, Dexlite sebelumnya Rp10.200 menjadi Rp9.500 per liter, Pertamax Turbo sebelumnya Rp11.200 menjadi Rp9.900 per liter, dan Pertamina Dex yang sebelumnya Rp11.700 menjadi Rp10.200 per liter.

Foto menunjukkan BBM Pertamax Turbo Kemasan Kaleng

Harga Pertamax Turbo kurang dari Rp10 ribu

Kabar baik buat masyarakat

Penurunan harga BBM di atas menjadi kabar baik tersendiri bagi masyarakat. Khusus pengguna kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor mereka bisa lebih berhemat, Dengan nominal uang yang sama mereka bisa mendapatkan BBM dalam takaran lebih banyak.

Atau pengendara yang ingin naik kelas dari Pertalite ke Pertamax atau dari Pertamax ke Pertamax Turbo, mereka bisa memulainya awal tahun ini. Pengendara tak terasa kemahalan karena harga Pertamax Turbo sekarang nyaris sama dengan harga Pertamax sebelum kenaikan.

>>> Penurunan Harga BBM Pertamina Berlaku, Simak Harganya

Foto menunjukkan sejumlah kendaraan antre untuk mengisi BBM di SPBU Pertamina

Harga BBM turun, kabar baik buat pengguna kendaraan bermotor

Diprediksi naik lagi

Sedikit dikhawatirkan, harga baru BBM yang lebih murah ini tidak bertahan lama. Pengamat ekonomi menyatakan harga berpotensi naik lagi bahkan lebih mahal dari sebelum penurunan 5 Januari lalu.

"Yang sempat turun akan naik lagi bahkan lebih tinggi dari sebelumnya," tutur  Bhima Yudhistira Adhinegara, Ekonom Institute for Development of Economic and Finance (Indef) seperti dikutip dari 100kpj, (9/1/2020).

Alasan yang disampaikan cukup rasional, meningkatnya ketegangan konflik Iran-AS pasca terbunuhnya Jenderal Iran, Qasem Soleimani oleh rudal pesawat tanpa awak milik AS, serta ketegangan di beberapa negara timur tengah. Harga minyak mentah Brent yang menjadi acuan global sempat melonjak menghampiri level US$72 per barel setelah Iran melakukan balas dendam menembakkan roket ke dua fasilitas militer AS di Irak Rabu pagi.

Meski sekarang eskalasi sudah mengendur dan harga minyak mentah Brent sudah kembali ke kisaran US$65 per barel (per 10 Januari 2020), namun sentimentil pasar terus diwaspadai. Kenaikan harga minyak mentah dunia bakal menambah beban subsidi BBM di tanah air. Dalam situasi ini potensi kenaikan harga BBM eceran semakin besar.

>>> Bukan Hanya Irit, Ini Perbedaan Lainnya Mesin Diesel dan Bensin

Foto menunjukkan kilang minyak mentah Brent Delta di Inggris

Penentuan harga BBM di tanah air bergantung pada harga minyak mentah dunia

>>> Ikuti terus berita otomotif terlengkap dan terupdate hanya di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top