Harapan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap Pabrikan Toyota

17/06/2023

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Harapan Pemerintah Republik Indonesia Terhadap Pabrikan Toyota
Pemerintah Indonesia rupanya cukup berharap banyak dari pabrikan besar sekelas Toyota di negeri ini, tentunya demi kemajuan industri otomotif Tanah Air

"Pemerintah mengapresiasi Toyota indonesia yang selama lebih dari 50 tahun berkiprah, berkontribusi, tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia," kata Agus Gumiwang Kartasasmita, selaku Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Selama lebih dari 50 tahun, Kontribusi Toyota Indonesia dalam investasi, serapan tenaga kerja serta pendapatan devisa negara sebagai berikut:

  • Kapasitas produksi per tahun mencapai 320 ribu unit kendaraan serta 440 ribu unit engine dan part yang diproduksi pada 4 pabrik di Karawang dan Sunter.
  • Ekspor pada periode Januari sampai April 2023 mencapai 40.754 unit CBU, dengan total ekspor secara kumulatif sampai dengan tahun 2023 mencapai lebih dari 2 juta unit
  • CBU ke lebih dari 100 negara di Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania, dan Australia. 
  • Investasi sampai dengan tahun 2022 sebesar 77,9 triliun rupiah dengan berkomitmen tambahan investasi sebesar 27,1 triliun rupiah hingga tahun 2026.
  • Total jumlah tenaga kerja saat ini telah mencapai 8.003 karyawan

"Investasi kendaraan elektrifikasi Yaris Cross mencapai 2,5 triliun Rupiah dan kami mengharapkan bahwa model elektrifikasi produksi lokal kedua PT TMMIN akan memperoleh kesuksesan sebagaimana Kijang Innova Zenix baik bagi konsumen domestik dan pasar ekspor," kata Agus nama depan Agus Gumiwang Kartasasmita.

>>> Produksi Yaris Cross Di Indonesia Jadi Bentuk Komitmen Ramah Lingkungan Toyota

Orientasi Ekspor

"Mengikuti kesuksesan Kijang Innova Zenix produksi lokal, termasuk varian Hybrid Electric-nya, kami akan mengekspor Yaris Cross ini ke lebih dari 25 negara di Asia dan Amerika Tengah/Selatan dengan proporsi sekitar 60% dari total volume produksi model ini," tukas Mr. Hao Quoc Tien, Deputy CEO of Asia Region for Toyota Motor Corporation  and President of toyota Motor Asia Pacific.

Tien juga menambahkan, "Hal ini menjadi indikasi bahwa Toyota Indonesia semakin berorientasi ekspor, sekaligus menegaskan bahwa produk buatan dalam negeri semakin kompetitif di pasar global. Kami meminta pemerintah untuk terus mendukung semua teknologi elektrifikasi saat ini agar kami dapat terus memproduksi dan mengekspor lebih banyak kendaraan dari Indonesia ke dunia," yakin Tien yang memulai karirnya di Toyota di negara Kanada tahun 1999 ini.

Perakitan Toyota Yaris Cross 2023
Toyota Indonesia menjadi pabrikan yang berorientasi ekspor

Menurut data Gaikindo, hingga April 2023 penjualan ekspor Kijang Innova Zenix mencapai 399 unit ke 7 negara. Produksi Yaris Cross merupakan bagian dari program Toyota Indonesia untuk mendukung program Pemerintah dalam mengurangi emisi dengan memberikan lebih banyak pilihan model elektrifikasi dan kendaraan hemat bahan bakar bagi beragam lapisan konsumen. 

"Kementerian Perindustrian mendukung target ekspor Yaris Cross PT Toyota Indonesia versi bensin dan HEV (Hybrid Electric Vehicle) pada tahun 2023 sebanyak 23.400 unit atau mencapai 60% dari total volume produksi ke negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Asia. Diharapkan, jumlah unit ekspor Yaris Cross akan terus meningkat dari tahun ke tahun dan yang paling utama adalah berhasil menembus Pasar Australia," tambah sang Menteri Perindustrian RI.

Launching Toyota Yaris Cross 2023
Yaris Cross tembus pasar ekspor

Toyota menjadi kendaraan dengan market share tertinggi di Australia dengan penjualan pada tahun 2022 sebesar 231.050 unit (21,36%). Saat ini Toyota Indonesia telah berhasil mengirimkan 1.209 unit Fortuner sejak peluncuran ekspor perdana oleh Bapak Presiden pada 15 Februari 2022 yang lalu.

"Diharapkan Toyota dapat menyesuaikan jenis kendaraan yang diproduksi di Indonesia untuk dapat diekspor ke pasar Australia (SUV dan sedan). Selain kontribusi ke pasar ekspor, kami juga mengapresiasi bahwa Toyota Indonesia telah memiliki tingkat penggunaan komponen lokal (local purchase) mencapai 80% dengan melibatkan total 116 supplier lokal dimana 11 diantaranya merupakan supplier baru," tutup Agus.

>>> Operational Cost Toyota Kijang Innova Zenix Gasoline Lebih Rendah Dari Innova Reborn Diesel

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top