Hampir 200 Ribu Mobil Dibuang Pemerintahan Beijing

31/05/2017

Pasar mobil
Share this post:
Hampir 200 Ribu Mobil Dibuang Pemerintahan Beijing
Selama empat bulan pertama tahun 2017, pemerintahan Beijing, Tiongkok, sudah membuang 180 ribu kendaraan tua yang menyebabkan polusi tinggi di kota ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi keadaan polusi udara yang parah pada saat ini di Beijing.

Dilansir dari Reuters, ini adalah salah satu penyelesaian dalam proses  mereka. Sejak tahun 2013 sampai akhir tahun 2017 nanti, rencananya akan  membuang kira-kira 1 juta mobil tua atau tidak layak jalan. Sampai saat ini, mereka perlu membuang 300 ribu unit lagi baru mencapai target tersebut.

keadaan polusi Bejing makin hari makin parah

kendaraan tua yang menyebabkan polusi tinggi di Beijing


>>> Klik di sini untuk membaca lanjut mengenai pasar otomotif Indonesia 


Di samping itu, Beijing Municipal Environmental Protection Bureau melaporkan bahwa kendaraan di jalanan kota sekarang sudah sampai 5,7 juta unit mobil. Ini menyebabkan total emisi nitrogen oksida yang ada di sana tinggi sekali.

Rencana tersebut juga dilakukan dalam rangka memenuhi rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization, WHO). Menurut WHO, konsentrasi mikroorganisme per meter kubik tidak boleh lebih dari sepuluh. Sedangkan mikroorganisme di Beijing per meter kubik mencapai rata-rata 95. Angka ini jauh sekali dari standar.

ribuan mobil di jalan menyebabkan Udara  di ibu kota Bejing mengalami Keadaan polusi darurat

Udara mengalami Keadaan polusi darurat di ibu kota Bejing


Jadi, pemerintahan Beijing mengatakan bahwa setidak-tidaknya melalui proyek membuang mobil tidak layak jalan sampai akhir tahun ini, angka mikroorganisme dapat diturun sampai 60 saja.

Selain proyek membuang mobil-mobil yang menyebabkan polusi tinggi ini, pemerintah Tiongkok juga terus-menerus mendorong penduduk menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya adalah mobil listrik.

>>> Akses situs cintamobil.com untuk membaca Informasi terlengkap.

Share this post:
 
back to top