Hampir 1 Juta Konsumen Adira Finance Dapat Restrukturisasi Kredit Kendaraan Selama 2020

20/01/2021

Pasar mobil

5 menit

Hampir 1 Juta Konsumen Adira Finance Dapat Restrukturisasi Kredit Kendaraan Selama 2020
Adira Finance tercatat mengeluarkan restrukturisasi kredit otomotif hampir kepada 1 juta konsumennya sepanjang 2020 dengan nilai lebih dari Rp 18 triliun.

Dampak pandemi Covid-19 memang bukan saja menyentuh lini kesehatan, namun sudah mempengaruhi perekonomian masyarakat. Begitu pun tentunya yang terjadi di Indonesia. Hampir semua lapisan masyarakat sepertinya mengalami terdampak sistem perekonomian akibat Covid-19. Kondisi ini pun merubah perilaku konsumsi dari masyarakat tersebut.

Satu dari beberapa tolok ukur dampak perekonomian yang merosot akibat Covid-19 ini adalah pengajuan banyaknya restrukturisasi kredit dari para konsumen lembaga pembiayaan maupun bank. Bahkan pengajuan keringanan kredit ini untuk sektor kredit otomotif saja mencapai hampir satu juta konsumen.

>>> Sudah Ajukan Keringanan Kredit Kendaraan, Berapa Lama Diproses Leasing?

Ada 827 Ribu Restrukturisasi Kredit dengan Nilai Rp 18,9 Triliun

Konter Adira Finance

Semenjak pandemi Covid-19 banyak konsumen Adira Fiannce yang ajukan keringanan kredit

Setidaknya itulah yang diungkapkan Hafid Hadeli, Direktur Utama Adira Finance. Menurut dia sejak terjadi pandemi Covid-19 sampai akhir 2020, pihak Adira Finance telah memberikan keringanan kredit kepada 827 ribu konsumennya.

"Tahun 2020, kami sudah melakukan restrukturisasi kredit sebanyak 827 ribu konsumen dengan total nilai mencapai Rp 18,9 triliun," kata Hafid. Menurut dia restrukturisasi atau keringanan kredit ini diberikan lantaran pihaknya memahami kemampuan membayar kredit dari konsumen yang terganggu akibat pendapatan menurun selama pandemi.

"Kami memahami bagaimana dampak ekonomi yang ditimbulkan pada seluruh lapisan masyarakat selama pandemi ini," lanjut Hafid.

>>> Refinancing Mobil, Solusi Kesulitan Cicilan Kredit

Tahun Ini Kredit Otomotif Ditargetkan Naik 30%

Kredit Mobil Bekas

Proses program vaksinasi diharapkan mengembalikan penjualan otomotif tahun ini

>>> Review Honda CR-V Facelift 2020: Ubahan Minor Dengan Hasil Major

Meskipun tahun lalu cukup banyak terjadi restrukturisasi kredit, namun Hafid menilai di awal 2021, nilai pembiayaan dari konsumen mulai berangsur normal. Adapun pembiayaan yang masih bersifat restrukturiasi tinggal sekitar Rp 5 triliun.

Ia juga memprediksi, nantinya pembiayaan akan kembali normal hingga akhir tahun. Sementara untuk pembiayaan secara total di tahun 2021 juga dinilai bakal naik sekitar 20-30 persen.

"Target kita bisa naik 20-30 persen dari tahun kemarin," ucap dia.

Target itu ia pasang karena dirinya yakin dengan adanya program vaksinasi yang kini dijalankan pemerintah, maka perekonomian masyarakat akan kembali membaik dan berdampak pada penjualan otomotif yang juga bisa turut naik.

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top