Hadang Laju Avanza-Xenia, Ini Usulan Mitsubishi Motor ke Bos Di Jepang

28/01/2019
Kehadiran Avanza-Xenia 2019 bikin persaingan makin ketat. Khususnya Mitsubishi yang jadi kompetitor utama dengan Misubishi Xpander-nya menyatakan siap menghadang laju si kembar. Satu ide bahkan sudah diusulkan ke principal di Jepang. Bagaimana reaksi bos di Jepang terhadap usulan Mitsubishi Motor ini?

Foto Mitsubishi Xpander tampak dari samping depan

Mitsubishi Xpander menuai kesuksesan besar di 2018

Perjalanan Mitsubishi Xpander di Indonesia selama ini sudah menunjukkan hasil memuaskan. Dengan penjualan sebanyak 75.772 unit di sepanjang 2018, hasil ini terbilang sangat positif mengingat kehadirannya belum lama, tepatnya dimulai dari lantai pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show GIIAS) Agustus 2017. Sedikit 'noda' dari kesuksesan Mitsubishi Xpander adalah mobil ini gagal mempertahankan posisi sebagai pemimping pasar low Multi Purpose Vehicle (MPV) yang sudah dikuasai berbulan-bulan dari tangan Toyota Avanza. Mitsubishi harus terima menempati posisi runner up.

>>> Penjualan Nasional Dirilis, Mitsubishi Xpander Harus Bersabar Untuk Jadi Nomor Satu Di Segmen Low MPV

Meski demikian, ada satu yang bikin bangga PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Mitsubishi Xpander masih menguasai segmen low MPV jika dihitung berdasarkan varian mesin, yaitu 1.500 cc. "Nah, kalau dihitung Avanza dan Xenia, mereka punya mesin 1,3 liter dan 1,5 liter. Kue paling banyak dari Toyota ini, ada di 1,3 liter, dan kami tidak punya itu," tutur Head of MMC Sales and Marketing Group PT MMKSI, Imam Choeru Cahya di sela-sela gelaran Xpander Tons of Real Happiness di Summarecon Mall Serpong (SMS), Tangerang Selatan, Jumat (25/1).

Terkait strategi untuk menghadang laju Avanza-Xenia dan kembali menguasai segmen low MPV, MMKSI tak memungkiri ada ketertarikan untuk menghadirkan Mitsubishi Xpander bermesin 1.300 cc. "Saya sih menginformasikan ke prinsipal, mengenai kondisi pasar yang ada. Dan dari MMC juga sering turun ke bawah, untuk mendengar langsung door to door dengan konsumen, permintaan seperti apa," kata Imam.

Namun, usulan Mitsubishi ini belum mendapat respon dari bos apakah bakal dikabulkan atau ditolak. Tentu akan sangat seru jika nanti benar-benar ada Mitsubishi Xpander 1.300 cc. Calon konsumen yang punya keinginan membeli Xpander 1.500 cc tapi dana kurang bisa beralih ke varian lebih rendah dengan harga yang pasti lebih rendah. Atau mungkin juga ada konsumen dari korporasi yang melakukan pembelian secara fleet untuk kepentingan bisnisnya, seperti Avanza-Xenia yang banyak dipakai untuk kepentingan bisnis.

>>> Baca Review Mitsubishi Xpander GLS AT 2018 di sini!

Foto Mitsubishi Xpander bila menjadi taksi

Tampang Mitsubishi Xpander bila menjadi taksi

"Tapi enggak tahu, masih studi. Responnya juga masih belum, kami masih konsentrasi bagaimana menggarap konsumen di segmen 1,5 liter ini. Walau kami ke fleet, ini segmennya bukan yang pasar bawah, tapi pasar medium MPV yang bisa digarap Xpander," tutur Imam.

Layak dinanti apa usulan Mitsubishi menghadang laju Avanza-Xenia dengan Mitsubishi Xpander 1.300 cc ini bakal diwujudkan di masa mendatang.

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Fatchur Sag

Ulasan anda

berita lain

Review mobil terbaru