H-7 sampai H-5 Lebaran, 245.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

11/05/2021

Pasar mobil

2 menit

Share this post:
Terhitung sejak H-7 sampai H-5 Lebaran, total ada 245.496 kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan.

Seminggu jelang Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, ratusan ribu kendaraan tercatat sudah meninggalkan wilayah Jabotabek. Dari data yang dirilis PT Jasa Marga, sejak H-7 sampai dengan H-5 lebaran atau hari Kamis-Sabtu (6-8 Mei 2021), total ada 245.496 kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek jelang Lebaran menuju arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan.

Meski begitu, Corporate Communication & Community Development PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, jumlah tersebut menurun 45,5 persen dari lalu lintas normal yang mencapai 450.117 kendaraan. Ia menambahkan, lalu lintas kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek jelang Lebaran didominasi tujuan ke arah Barat.

“Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 34,5 persen menuju arah Timur, 37,7 persen menuju arah Barat, dan 27,8 persen menuju arah Selatan,” kata Heru dalam keterangannya dikutip dari situs resmi PT Jasa Marga, Senin (10/5).

Data Lalu Lintas Kendaraan 

Berikut adalah rincian data lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek kurun waktu 6-8 Mei 2021:

Arah Timur:

  • GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 43.505 kendaraan Jakarta, turun sebesar 56 persen dari lalin normal 98.976 kendaraan
  • GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 41.192 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 59,7% dari lalin normal 102.152 kendaraan. 
  • Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 84.697 kendaraan, turun sebesar 57,9% dari lalin normal 201.128 kendaraan.

>>> 7 Terminal Bus Jabodetabek Berhenti Beroperasi saat Ada Larangan Mudik 2021

Arah Barat:

Lalin meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 92.594 kendaraan, turun 35,1 persen dari lalin normal 142.566 kendaraan.

penampakan tol jasa marga

Penampakan kendaraan yang melaju di jalan tol 

Arah Selatan

Sedangkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi ada 68.205 kendaraan. Turun sebesar 35,9% dari lalin normal yang mencapai 106.423 kendaraan.
 
Heru menjelaskan, sepanjang periode larangan mudik Lebaran, masyarakat yang diperbolehkan bepergian adalah yang masuk kategori yang dikecualikan. Antara lain kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan. 

Kendati begitu, terhadap masyarakat yang termasuk dalam kategori tersebut tetap diminta untuk melengkapi dokumen persyaratan yang berlaku.
 
“Antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3x24 jam/hasil negatif tes Rapid Antigen maksimal 2x24 jam/hasil negatif Genose C19 sebelum keberangkatan,” jelasnya.

>>> Pemotor Ini Lolos di Titik Penyekatan Karena Alasan Mau Menikah

Perketat Penyekatan

Di sisi lain dengan diberlakukannya peniadaan atau larangan mudik Lebaran 2021, kepolisian turut memperketat penyekatan di berbagai daerah. Hal ini untuk mengantisipasi masih adanya arus mudik menjelang Lebaran. 

penyekatan jalur mudik oleh polisi

Kepolisian memperketat penyekatan jalur mudik di berbagai daerah jelang lebaran 

Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 ini berlaku dari 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

>>> Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik di Pos Penyekatan Kota Tangerang

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.
 
back to top