GM dan Tesla Mendapatkan Tuntutan Terkait Uji Coba Mobil Otonom

29/01/2018

Pasar mobil
Share this post:
GM dan Tesla Mendapatkan Tuntutan Terkait Uji Coba Mobil Otonom
Ditengah perlombaan mobil otonom yang sedang marak, Tesla dan GM mengalami hal yang tidak mengenakan. Tabrakan yang terjadi antara seorang pengendara motor dengan Chevrolet Bolt membuat GM mendapatkan tuntutan serta tabrakan Tesla Model S dengan mobil yang sedang parkir.

Seorang pria di San Fransisco menuntut General Motor setelah terjadinya tabrakan antara motornya dengan mobil otonom GM yang sedang melakukan uji coba. Pemotor tersebut bernama Oscar Nilsson yang sedang berkendara di belakang Chevrolet Bolt yang sedang melaju.

Mobil otonom buatan General Motors berwarna putih dengan tulisan Cruise berwarna orange

Mobil otonom General Motor dituntut oleh pengendara motor

Kejadian tersebut terjadi pada bulan Desember tahun lalu di San Fransisco. Saat Nilsson mencoba melewati Bolt, mobil otonom tersebut mulai mengubah jalur dan “tiba-tiba berbelok ke jalur tuan Nilsson, dan menabraknya sehingga dia terjatuh". Begitu yang disebutkan dalam gugatan yang dilayangkannya.

Nilsson mengklaim bahwa dia menderita luka pada bagian leher dan bahu. Cedera ini memaksanya untuk mengambil cuti kerja.

>>> Baca juga General Motors akan mengembangkan sistem perlindungan pejalan kaki

Namun, hal yang berbeda diungkapkan oleh perusahaan yang berbasis di Detroit, Amerika Serikat tersebut. General Motors mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada stasiun ABC News bahwa pengendara sepeda motor tersebut yang berpindah ke lajur Bolt.

Dalam pernyataannya, General Motors menjelaskan bahwa, “ Keselamatan adalah fokus utama kami dalam mengembangkan dan menguji teknologi kendaraan otonom kami sendiri. Dalam hal ini, laporan tabrakan SFPD mengatakan bahwa pengendara sepeda motor memotong jalur mengemudi [Chevrolet Bolt] sebelum [teknologi kami] aman melakukannya.”

Model Tesla Model S berwarna merah yang sedang melaju di jalanan dengan diterangi sinar matahari sore

Tesla Model S juga mendapatkan tuntutan serupa

Selain itu, Tesla juga mendapatkan tuntutan yang serupa dengan General Motors. Masalahnya, pada tanggal 22 Januari kemarin, sebuah mobil Tesla Model S yang sedang melakukan uji coba menabrak bagian belakang truk pemadam kebakawan Culver City yang diparkir di sisi jalan tol di Los Angeles Barat.

Dalam keterangannya, sopir Tesla Model S mengatakan bahwa fitur ‘autopilot’ mobilnya sedang terpasang ketika benturan tersebut terjadi. Beruntung, tidak ada korban yang terluka dalam kecelakaan ini.

>>> Baca juga berita pasar mobil lainnya disini

National Transportation Safety Board, atau Badan Keamanan Transportasi Nasional Amerika, sedang melakukan investasi terkait kecelakaan ini. Sebelumnya, ABC News juga telah berusaha untuk menghubungi Tesla untuk mendapatkan komentar lebih jauh, tapi belum mendapatkan jawaban dari perusahaan teknologi tersebut.

Gambar yang menunjukan kecelakaan yang terjadi antara Tesla Model S dengan truk pemadam kebakaran

Kecelakaan yang melibatkan Tesla Model S dan truk pemadam kebakaran

Tapi, berbicara tentang kecelakaan yang melibatkan mobil otonom di jalanan, teknologi tentang mobil otonom disebutkan masih dalam proses pengembangan. Bahkan, secara umum, Tesla dan pakar independen mengakatan bahwa sopir yang berada di dalam mobil otonom harus selalu siap untuk mengambil alih kendali kendaraan kapan saja.

CEO Tesla, Elon Musk, telah meyakinkan pada ABC News bahwa tanggung jawab yang diserahkan masih kepada pengemudi. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam pengembangan mobil otonom, dimana beberapa teknologi masih harus ditingkatkan untuk meyakinkan penumpang tentang sistem keselamatan dan keamanan dalri mobil otonom Tesla maupun produsen mobil lainnya.

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

Share this post: