Gimana Sih? Insentif Pajak Bikin Mobil Listrik Termurah Malah Naik Harga

02/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Mobil listrik termurah, MG ZS EV naik harga menjadi $44.900 di Australia setelah mayoritas negara bagian menetapkan insentif pajak terhadap kendaraan listrik.

Mobil listrik termurah yang akan diluncurkan di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan ini mengalami kenaikan harga di Australia. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi fluktuasi nilai tukar uang dan penyesuaian harga material produksi.

Kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan pemberian insentif seperti pengurangan atau penghapusan stamp duty serta cashback bagi pembeli kendaraan listrik di mayoritas negara bagian Australia.

Gambar MG ZS EV

MG ZS EV adalah mobil listrik paling terjangkau di Australia, bagaimana dengan Indonesia?

Apakah kenaikan harga MG ZS EV ini juga akan terjadi pada negara lain seperti Indonesia? Kabarnya, jika resmi masuk ke Tanah Air, mobil ini akan menjadi salah satu mobil listrik termurah yang tersedia di pasaran.

>>> Mobil Anda Kurang Kencang? Pasang Saja Mesin Alfa Romeo Ini

Nilai Jual Kendaraan Bermotornya Sudah Keluar

Pihak MG Motor Indonesia memang masih merahasiakan harga ZS EV, tapi Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk calon mobil listrik termurah ini sudah ada berdasarkan Permendagri No.1 tahun 2021.

Mengacu pada situs Badan Penerimaan Daerah (BAPENDA) DKI Jakarta, NJKB MG ZS EV berada di Rp 423.000.000,-. Angka ini cukup berada di antara dua model EV milik Hyundai, yakni IONIQ EV (Rp 413 juta), dan Kona EV (Rp 476 juta).

Gambar harga MG ZS EV

Nilai NJKB ZS EV berdasarkan Permendagri No.1 tahun 2021

Jika mengacu ke MG Thailand, ZS EV dijual dengan harga mulai 1.190.000 baht atau setara Rp 552 juta. Sedangkan untuk pasar Australia, mobi listrik termurah ini dijual $44.990 atau setara Rp 489 juta.

Saat ini, Hyundai Ioniq Electric menjadi yang paling murah dengan harga mulai Rp 637 juta. Apakah MG Motor Indonesia berani untuk menjadikan ZS EV sebagai mobil listrik termurah di Indonesia dengan mematok harga di bawah Ioniq Electric?

>>> PPKM Darurat Level 3 Atau Level 4, Apa Arti dan Perbedaannya?

Spesifikasi MG ZS EV

Mengambil basis MG ZS yang lebih dulu launching di Indonesia tahun lalu, ZS EV punya dimensi yang beda tipis dari ZS biasa. Panjang (4.314 mm), lebar (1.809 mm), serta wheelbase (2.585 mm) masih sama.

Namun, varian EV lebih tinggi sekitar 20 mm (1.644 mm) dari model biasa, ground clearencenya juga lebih rendah 4 mm (161 mm). Secara bobot, ZS EV memiliki bobot 1.532 kg, lebih berat 274 kg dari varian normal, hal ini dimaklumi mengingat ada baterai berukuran besar di sana.

Gambar MG ZS EV IIMS

MG ZS EV pertama kali diperkenalkan di IIMS 2021

Namun, berat mobil diimbangi juga oleh performa lebih baik dari motor listrik PM Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga 138 HP dan torsi 353 Nm. Ini lebih besar dari varian bensin yang punya tenaga 112 HP dan torsi 150 Nm dari mesin 1.500cc DOHC berkode 15S4C.

Berbicara soal baterai dan jarak tempuh, mobil ini memakai baterai lithium-ion berkapasitas 44,5 kWh, yang dapat menempuh jarak sampai 335 km dalam satu kali pengisian penuh, ZS EV usdah mendukung fast charging DC yang dapat mengisi baterai dari 0-80% dalam waktu 30 menit saja.

>>> Tips Bikin Mobil Kinclong Selama PPKM, Tak Perlu ke Salon Mobil!

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top