GIIAS 2021: 4 Tahun Belum Ganti Wajah, Mobil Ini Masih Eksis Dipajang

18/11/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Empat tahun belum berganti wajah, mobil crossover dari Suzuki ini masih eksis dipajang di pameran GIIAS 2021 di antara model baru seperti Ertiga, X7, dan Ignis.

SX4 S-Cross masih menjadi salah satu andalan line up Suzuki di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. Di antara model Suzuki lain seperti Ignis, Ertiga, dan XL7, SX-4 S-Cross masih layak diperhitungkan untuk meramaikan pameran GIIAS 2021

>>> Siap-siap, Suzuki SX-4 S Cross Terbaru Bakal Meluncur Tahun Depan

Masih Eksis Dipajang di GIIAS 2021

Suzuki SX4 S-Cross

Suzuki SX4 S-Cross masih eksis dipajang di GIIAS 2021

Dibandingkan model dari merek lain yang dipajang di GIIAS, Suzuki SX4 S-Cross juga terbilang berusia lebih tua. Sekadar mengingatkan, SX4 S-Cross yang dijual Suzuki saat ini menginjak usia empat tahun dan belum ada penyegaran. Ya, Suzuki SX4 S-Cross versi sekarang diluncurkan pada November 2017 masih dipajang di GIIAS 2021. 

Empat tahun berselang, Suzuki belum juga menyegarkan tampilan SX4 S-Cross di Tanah Air. Penjualannya pun tak cemerlang. Sekadar gambaran mengutip data distribusi wholesales Gaikindo, crossover yang didatangkan dari India itu memang penjualannya kurang moncer. Pada periode Januari-September 2021, penjualan secara wholesales hanya mencapai 213 unit secara total dari dua varian yang dijual. 

Untuk bersaing di pasar Indonesia, sebenarnya SX4 S-Cross tak hadir dengan tangan hampa. Ada sejumlah fitur yang disematkan Suzuki untuk memanjakan pengendara sekaligus penumpang di dalam SX4 S-Cross. 

Suzuki SX4 S-Cross

Mesin SX4 S-Cross

Suzuki SX4 S-Cross menggendong mesin M15A, DOHC, VVT berkapasitas 1.491cc yang bisa menghasilkan tenaga setara 109 PS pada rpm 6.000 dan torsi maksimum 138 Nm pada 4.400 rpm. 

Kemudian pada fitur, terdapat layar MID yang atraktif, Engine Start/Stop Button, Auto Climate A/C 4 Speakers and 2 Tweeters, setir telescopic and tilt, head unit berukuran 7 inch dan bisa dioperasikan dengan sentuhan serta koneksi smartphone juga bluetooth, Paddle Shift, dan Cruise Control. 

>>> Hanya Ada 125 Unit, Simak 13 Ubahan All New Ertiga Suzuki Sport FF

Harganya Kemahalan? 

Sementara untuk fitur keselamatan terdapat APAR Ringan, ABS+EBD, dan 2 airbag. Bila melihat dari sisi fitur, tampaknya SX4 S-Cross sudah cukup mengakomodir kebutuhan dari masyarakat Indonesia. Tapi tanpa penyegaran, fitur-fitur tersebut terlihat tak lagi istimewa di kelasnya. Kalau melihat penjualan SX4 S-Cross pun tampak demikian. Tak menutup kemungkinan pula soal penempatan harga yang kurang tepat. 

Suzuki SX4 S-Cross

Interiornya terbilang tak istimewa

Sekadar informasi, SX4 S-Cross ini termurah dibanderol Rp 321 juta untuk versi manual dan versi matiknya Rp 337,9 juta. Dengan kisaran harga tersebut, masyarakat cenderung memilih SUV yang punya banderolan di bawah SX4 S-Cross seperti Honda HR-V. Di samping itu, rata-rata orang Indonesia kebanyakan memilih mobil dengan rentang harga Rp 200-300 jutaan. Di atas itu tentu pasarnya lebih sedikit.

Suzuki SX4 S-Cross

Beberapa pengunjung GIIAS 2021 juga masih penasaran akan SX4 S-Cross dan ingin melihat lebih dekat

Jika sudah begini, langkah penyegaran produk tampaknya harus segera diambil agar penjualannya bisa terdongkrak lagi. Belakangan, Suzuki dikabarkan tengah menyiapkan SX4 S-Cross versi facelift untuk pasar Eropa. Santer disebut bodi SX4 S-Cross lebih besar dan kotak dan digadang-gadang bakal menggendong teknologi hybrid. Lalu akankah model ini juga dijual di Indonesia nantinya? 

>>> Review Suzuki SX4 S-Cross 2016: Penerus Hegemoni X-Over?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top