Gianluigi Donnarumma, Cinta Mati Pada Lamborghini Urus

12/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Kiper tim nasional Italia yang sukses membawa negaranya meraih gelar juara Piala Eropa 2020, Gianluigi Donnarumma, tenyata cinta mati pada Lamborghini Urus

Sebagai salah satu negara kuat di kawasan Eropa dalam cabor sepak bola, Italia tidak pernah kekurangan pemain berbakat yang mampu berbicara dalam tataran  global. Mulai dari pemain depan, tengah, belakang, hingga kiper, memiliki sang legenda masing-masing. Hebatnya lagi, regenerasi pemain berjalan secara alami dan teratur sehingga selalu ada bintang baru. 

Terkait Euro 2020, Gli Azzuri beruntung memiliki kiper Gianluigi Donnarumma sebagai  salah satu pilar penting yang sukses membawa pulang gelar juara.  Menjadi Player of the Tournament Euro 2020 atau pemain terbaik, dipuji setinggi langit oleh kiper legendaris Dino Zoff dan Gianluigi Buffon, gaji € 6 juta per tahun (saat bergabung dengan AC Milan), nyatanya Gianluigi Donnarumma hanya punya  satu unit mobil pribadi. 

>>> Lamborghini Urus Esteso, Serba Hitam dan Kencang ala Novitec

Lamborghini Urus

Situs wtfoot.com menyebutkan Gianluigi Donnarumma saat ini hanya memiliki satu unit Lamborghini Urus untuk mengisi garasi tempat tinggalnya. Mengapa Lamborghini? Alasannya karena sang kiper jangkung dengan tinggi badan 196 cm itu memang penggemar fanatik pabrikan mobil berlogo banteng ngamuk alias “cinta mati”. 

gambar lambo

Peraih gelar pemain terbaik dalam turnamen Euro 2020 hanya punya Lamborghini Urus

Sayangnya belum ada informasi lebih lengkap tentang Lamborghini Urus yang dipunyai oleh sang kiper berbakat kelahiran tahun 1999 tersebut. Yang jelas, Lamborghini Urus diproduksi di Sant'Agata Bolognese mulai Pebruari 2018 hingga sekarang dan didukung mesin V8 4,0 liter FSI twin-turbo 641 HP. Lamborghini mengkliam Lamborghini Urus mampu berakselerasi 0-100 dalam waktu 3,6 detik dan mencapai  top speed 306 km/jam.  

Pemain Papan Atas

Masih menurut situs wtfoot.com,  Gianluigi Donnarumma mempunyai taksiran kekayaan sekitar € 15 juta dan nilai pasar sekitar € 60 juta. Alhasil penjaga gawang dengan nama panggilan Gigio itu bisa saja membeli Ferrari atau sekalian hypercar seperti Bugatti.

gambar donnarumma

Kiper pertama yang meraih gelar pemain terbaik sepanjang sejarah Piala Eropa

Gelar pemain terbaik, menggagalkan dua tendangan penalti dalam final dan membawa Italia juara Euro 2020 dapat  menjadi alasan bagi Gianluigi Donnarumma untuk menambah koleksi mobil mewahnya atau mungkin saja menerima bonus mobil dari  salah satu pabrikan otomotif Italia. Siapa tahu?  

Kakek dan Cucu

Memang tidak langsung berhubungan seperti itu, tetapi Lamborghini LM002 dan Lamborghini Urus mewariskan semangat yang sama; Italian Super SUV. Pada era 1986–1993, Lamborghini memproduksi Lamborghini LM sebanyak 328 unit (salah satunya ada di Indonesia) dan menjadi SUV performa tinggi nomer tiga yang masuk jalur produksi (yang pertama dan kedua adalah prototipe dengan nama Cheetah dan LM001).

gambar lambo

Sama-sama mewarisi semangat "The Italian Super SUV"

“The Rambo Lambo” memakai mesin V12 5,2 liter, dilengkapi “full luxury package” seperti  full leather trim, tinted power window, air conditioning, sistem audio premium dan ban  Pirelli Scorpion  custom run-flat. 

>>> Sudah 10.000 Unit Urus Lahir dari Pabrik Lamborghini

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top