Gegara Diskon PPnBM, Inden Daihatsu Terios Sampai 3 Bulan!

17/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Kebijakan diskon PPnBM dari pemerintah berbuah manis. Penjualan mobil meningkat tajam. Daihatsu Terios misalnya yang pemesanannya harus inden 3 bulan.

Daihatsu Terios termasuk satu dari 29 mobil yang bisa memanfaatkan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Berkat diskon PPnBM ini, harga Terios turun di kisaran Rp 14-17 jutaan.

Rupanya, penurunan harga Daihatsu Terios karena diskon PPnBM pada Daihatsu Terios membuat konsumen harus lebih bersabar. Kalau Anda berminat untuk meminang Terios saat ini, bersiaplah menunggu tiga bulan. 

>>> Sigra, Gran Max,Terios Kerek Pangsa Pasar Daihatsu di Indonesia

Inden Daihatsu Terios sampai 3 Bulan

PT Astra Daihatsu Motor mengaku kewalahan memenuhi pemesanan dan kesulitan untuk mengejar permintaan konsumen itu. Terios tak sendirian. Diakui Daihatsu permintaan akan Low MPV andalannya Xenia pun meningkat tajam. 

"Kalau di dealer memang ada beberapa model yang indennya cukup tinggi misalnya Xenia sama Terios. Kenapa? kalau kita lihat berdasarkan SPK, Terios itu peningkatannya paling tinggi di Maret itu growthnya hampir 140 persen, jadi Terios itu bisa sampai 3 bulan harus nunggu, Xenia 2 bulanan itu karena permintaannya Maret tinggi sekali," jelas  Division Head Marketing & Customer Relation, Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso dalam konferensi pers virtual, Jumat (16/4/2021). 

Lebih lanjut Hendrayadi menjelaskan bahwa fenomena lonjakan pemesanan hanya terjadi pada Daihatsu Terios dan Xenia. Sedangkan permintaan model lainnya masih bisa dipenuhi oleh Daihatsu.

Penjualan mobil Daihatsu sendiri mengalami lonjakan drastis hingga 200% atau 2 kali lipat, khususnya pada model mobil Daihatsu yang menikmati relaksasi pajak pada Maret 2021. Sementara itu, dukungan supplier Daihatsu hanya tersedia 20% dari demand yang ada. 

Daihatsu pun tak hanya memproduksi untuk kebutuhan dalam negeri, melainkan juga pasar ekspor. Di samping itu, ada juga permintaan dari sang kakak Toyota yang harus dipenuhi. Seperti diketahui, mobil-mobil kembar Toyota-Daihatsu diproduksi di pabrik ADM.

>>> Melirik Calon Lawan Morris Garage ZS di Indonesia, dari HR-V sampai Terios

Daihatsu Terus Genjot Produksi

Sehingga, untuk dapat terus memenuhi kenaikan demand ini, Daihatsu berupaya memaksimalkan supply dengan Special Action Daihatsu, yaitu 3P (People, Production facility, Part Control).

produksi daihatsu

Daihatsu terus menggenjot produksi agar bisa memenuhi permintaan

Hasilnya, melalui implementasi 3P tersebut dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu. Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil, serta kapasitas unit yang mampu diproduksi dalam 1 tahun naik menjadi 460 ribu unit, dari yang sebelumnya sebanyak 330 ribu unit.

"Untuk peningkatan kapasitas ini kan bisa dibilang kan, tidak seperti bikin roti ketika naik 2 kali lipat langsung tambah produksi, kita butuh persiapan," ungkap Planning and Control Department Head PT Astra Daihatsu Motor dalam kesempatan yang sama.

"Action 3P belum bisa memenuhi permintaan pasar yang naik 2 kali lipat, tapi kita terus effort nambah supply kita supaya bisa memenuhi kebutuhan pasar," tambah Surya lagi. 

>>> Kembar Tapi Tak Sama, Daihatsu Terios vs Rush Irit Mana?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top