Geely Jadi yang Terdepan Kembangkan Mobil Berbahan Bakar Metanol

18/06/2021

Pasar mobil

3 menit

Mobil berbahan bakar metanol dinilai dapat meningkatkan kemandirian energi China dan membantu upaya negara menuju netralitas karbon pada tahun 2060.

Produsen mobil China Geely akan terus menjalankan proyek mobil bertenaga metanol meskipun upaya itu mungkin lebih besar akan gagal dibandingkan raih keberhasilan. Geely akan menguji taksi bertenaga metanol di beberapa kota di China dalam upaya untuk menurunkan emisi karbon secara keseluruhan.

>>> Geely Bikin Rekor Mozaik dari Ratusan Mobil Sambut Tahun Baru Imlek 2021

Geely Masih Terus Berjuang kembangkan Mobil Berbahan Bakar Metanol

Divisi kendaraan niaga Geely juga akan mengembangkan truk bertenaga methanol. Ini mengikuti investasi yang dilakukan Geely di Carbon Recycling International, sebuah perusahaan Islandia yang telah mengembangkan teknologi untuk memproduksi metanol terbarukan dari karbon dioksida dan hidrogen. Prosesnya melibatkan penggunaan elektrolisis air atau hidrogen yang diambil dari gas limbah industri.

Gambar menunjukan Mobil balap

Mobil reli Paris Dakar bertenaga metanol

"Kami akan terus mengeksplorasi teknologi kendaraan metanol," kata Ketua Geely Li Shufu pada konferensi industri di kota barat Chongqing akhir pekan lalu (13/6). “Tentu saja pada akhirnya mungkin gagal, tetapi saat ini kami masih mengerjakannya.” tutupnya. Proyek ini dinilai peluang bagus untuk Geely karena China sudah menjadi pasar terkemuka dunia untuk metanol sebagai bahan bakar dan menggunakan lebih banyak campurannya daripada di tempat lain.

Gambar menunjukan Mobil listrik

Mobil listrik salah satu masa depan di indutri otomotif

Dengan pasokan minyak yang lebih pendek, metanol adalah opsi bahan tambahan yang bagus. Menggunakan metanol sebagai bahan bakar kendaraan akan meningkatkan kemandirian energi China karena memiliki sejumlah besar batu bara yang dapat diubah menjadi metanol. Sementara Li tidak merinci detail teknologinya, ia mengharapkan mobil metanol lebih bersih daripada model bensin.

>>> Baidu Berencana Bangun Mobil Listrik Bersama Geely

Geely Kembangkan Kendaraan Ramah Lingkungan Lainnya 

Selain itu Geely juga mengembangkan kendaraan listrik baterai, mobil hybrid bensin-listrik dan kendaraan komersial hidrogen. China, pasar mobil terbesar di dunia, sedang mengembangkan kendaraan sel bahan bakar listrik dan hidrogen. Beberapa pembuat mobil juga telah mengerjakan kendaraan metanol. Karma dan Roland Gumpert telah mengeksplorasi model sel bahan bakar yang melibatkan metanol.

Tahun ini juga akan menjadi tahun yang sibuk bagi Geely, setelah baru-baru ini mengumumkan sejumlah proyek kolaborasi dengan perusahaan seperti Baidu, Tencent, Foxconn, dan Concordium Foundation. Geely  juga berencana untuk membangun pabrik baterai baru, dan secara komersial memproduksi satelit untuk mewujudkan komunikasi vehicle-to-vehicle (V2V) dan vehicle-to-everything (V2X) untuk self-driving otonom penuh.

>>> Mitos-mitos Ban yang Perlu Anda Ketahui

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top