Gara-gara Virus Corona, Penjualan Hyundai Merosot

09/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Gara-gara Virus Corona, Penjualan Hyundai Merosot
Dampak virus Corona membuat penjualan global Hyundai Motor Company bulan Februari turun sebesar 13 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Hyundai Motor Company mengumumkan pencapaiannya sepanjang Februari 2020 secara global. Ada perbedaan dibanding sebelum-sebelumnya karena penjualan di bulan kedua ini mengalami penurunan signifikan. Tercatat penjualan Hyundai di bulan Februari sebanyak 275.044 unit.

Turun Drastis Dibandingkan Tahun Lalu

Turun 13 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 yang mencapai 315.820 unit dan turun 12,6 persen dibanding Januari 2020 yang mencapai 314.825 unit. Sedangkan untuk akumulasi penjualan bulan Januari dan Februari 2020 mencapai 589.869 unit, turun 6,6 persen dibanding akumulasi penjualan dua bulan tahun lalu yang mencapai 631.214 unit.

>>> Tertarik membeli mobil Hyundai, cek harganya di sini!

Foto menunjukkan Hyundai Grandeur (Azera) 2020 tampak dari samping depan

Penjualan Hyundai bulan Februari 2020 menurun signifikan

Disebutkan, penjualan Hyundai di pasar domestik atau di Korea Selatan (Korsel) turun 26 persen dengan jumlah unit terjual sebanyak 39.290 unit dengan dominasi Hyundai Grandeur dan Sonata. Sementara tahun lalu penjualan masih mencapai 53.406 unit.

Penjualan Seret

Untuk penjualan di luar Korsel hampir semuanya melambat, terlebih untuk pasar China yang tengah diguncang wabah virus Corona (COVID-19). Permintaan tinggi terjadi di Amerika Utara dan Eropa tanpa diperinci lebih detail.

Seperti diberitakan, wabah virus Corona telah mempengaruhi bisnis Hyundai di Korea. Hyundai terpaksa menutup pabriknya tersebut setelah menemukan salah satu pekerjanya positif Corona.

Padahal itu merupakan salah satu pabrik mobil terbesar di dunia dengan karyawan sebanyak 34.000 orang. Pabrik tersebut dapat memproduksi hingga 1,4 juta mobil per tahun atau sekitar sepertiga dari seluruh produksi Hyundai di dunia. Beberapa model yang diproduksi mulai Santafe, Tucson, Palisade, hingga SUV mewah Genesis GV80.

>>> Akibat Corona, Pabrik Hyundai di Korea Selatan Berhenti Produksi

Foto menunjukkan petugas kesehatan melakukan tindakan pencegahan dari Virus Corona

Virus Corona berdampak besar bagi Hyundai

Korea Selatan sendiri merupakan salah satu negara yang terdampak virus Corona cukup parah setelah China. Asian Nikkei, (9/3/2020) melaporkan hingga 9 Maret 2020 tercatat sebanyak 7.382 pasien positif terjangkit Corona dengan jumlah korban tewas 50 orang. Virus juga membuat sejumlah even penting dibatalkan seperti Geneva International Motor Show (GIMS) 2020 dan Beijing Motor Show 2020.

>>> Jangan lupa klik sini untuk simak berita otomotif lainnya

Share this post:
Fatchur Sag
Penulis
Fatchur Sag
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

All New Honda Fit Resmi Dijual Di Jepang

15/02/2020

Pasar mobil

3 menit

Generasi terbaru Honda Jazz atau Honda Fit untuk pasar Jepang kini sudah resmi dijual di negara matahari terbit tersebut. All New Honda Fit hadir dalam 5 tipe

Lihat juga

Efek Virus Corona, Nissan Hentikan Pabrik Produksinya di Jepang

11/02/2020

Pasar mobil

3 menit

Dampak dari wabah virus Corona, beberapa pabrikan menutup sementara pabrik dan fasilitas produksinya di Tiongkok dan Nissan menjadi yang pertama di Jepang.

Lihat juga

Suzuki Ignis Facelift Akhirnya Diperkenalkan di Jepang, Berpenampilan Lebih Macho

06/02/2020

Mobil baru

3 menit

Setelah fotonya bocor di India, Suzuki Ignis facelift justru lakukan debutnya di Jepang dengan tampilan baru, teknologi mild hybrid dan fitur lebih lengkap

Lihat juga