Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Mobil BYD Kini Produksi Masker

23/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Mobil BYD Kini Produksi Masker
Pandemi virus Corona menyebabkan semakin menipisnya stok alat kesehatan seperti masker dan disinfektan. Sangking kritisnya, BYD membuat fasilitas untuk membuat ratusan ribu masker dan disinfektan per harinya.

Di tengah tingginya angka penyebaran virus corona, BYD, produsen mobil listrik asal Cina, memanfaatkan salah satu fasilitas di pabrik Shenzen, Cina, untuk memproduksi masker dan disinfektan untuk mengatasi krisis alat kesehatan di Cina dan Global.

Pabrik masker BYD kini dapat memproduksi lima juta masker dan 300.000 botol disinfektan dalam sehari. Angka yang tidak sedikit, namun yang menakjubkan adalah proses riset yang dilakukan perusahaan dalam pengalih fungsian salah satu pabriknya.

>>> Kondisi membaik, pabrik Toyota di Cina mulai beroperasi

Dimulai akhir Januari, proses R&D hanya dua minggu

Pada akhir Januari, Bos BYD, Wang Chuanfu, membuat tim khusus yang terdiri dari pemimpin dari berbagai divisi bisnis, dan 3.000 teknisi untuk melakukan riset dan pengembangan untuk memproduksi alat-alat kesehatan. Mereka dibagi ke dalam beberapa fungsi, seperti R&D, desain, proses, dan lainnya.

Pabrik mobil BYD yang dialih fungsikan jadi pabrik masker

BYD melakukan proses R&D hanya dalam waktu 2 minggu saja

Di tengah situasi yang makin kritis, tim khusus tersebut menuntaskan tugas yang idealnya selesai dalam dua bulan. Ini sudah termasuk R&D serta proses perakitan mesin pembuat masker dalam waktu 7 hari, yang biasanya memakan waktu 15-30 hari.

>>> Bagi Pengemudi, Waspadai dan Perhatikan Cara Menghindari Virus Corona

Sudah bisa produksi mesin pembuat masker

Tidak hanya masker, pabrik masker BYD juga bahkan sudah bisa merakit lima sampai 10 mesin pembuat masker dalam satu hari, yang terdiri dari 1.300 komponen, dan 90% di antaranya diproduksi sendiri oleh BYD. Mesin-mesin ini dapat meningkatkan produksi masker sekitar 300.000-500.000 lembar per hari.

BYD juga hanya menghabiskan waktu enam hari untuk R&D hand sanitizers dengan standar medis, dan dikirimkan untuk staff medis di daerah yang terjangkit epidemi dalam waktu delapan hari saja. Pada awal Februari, pabrik masker BYD sudah mulai memproduksi keperluan medis seperti masker dan disinfektan, dengan ratusan pegawai bekerja dalam dua shift, siang, dan malam untuk menyiapkan supply perlengkapan medis di Cina.

>>> Simaklah berita otomotif lainnya dengan klik sini

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top