Kata Polisi Soal Aturan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor

08/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Kata Polisi Soal Aturan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor
Pemerintah DKI Jakarta tengah mengusulkan roda dua juga akan dikenakan aturan ganjil genap. Namun aturan ini masih melihat dulu evaluasi dari transisi PSBB.

Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan bahwa roda dua juga akan dikenakan aturan ganjil genap di DKI Jakarta seperti halnya roda empat. Mengkonfirmasi kabar yang berkembang, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa tidak akan ada penindakan terhadap motor pelanggar sistem ganjil genap sebelum ada rambu-rambu yang dipasang.

“Kalau mau ditilang mesti ada aturan lalu lintas berupa rambu-rambu, harus dipasang. Kalau  tidak ada rambunya, berarti sanksi tegurannya PSBB,” kata Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo seperti dikutip dari NTMC Polri.

>>> Larangan Mudik Berakhir, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Dibuka Lagi

Gambar menunjukan aturan Ganjil genap

Keputusan ganjil genap untuk roda dua tengah didiskusikan Pemprov DKI Jakara

Mengenai keputusan pemberlakuan sistem ganjil-genap bagi kendaraan roda dua, ia mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Sejauh ini kan belum ada, sehingga kita belum tahu ruas dan jalan mana saja yang akan diterapkan ganjil genap sepeda motor,” jelasnya.

Dirlantas menambahkan sistem ganjil-genap belum diberlakukan hingga 12 Juni karena masih menunggu evaluasi dengan pihak terkait. Rekayasa lalu lintas ini, katanya, hanya akan diberlakukan jika mulai ada kepadatan dan peningkatan arus lalu lintas.

“Kalaupun memang arus lalu lintas padat, macet, dan volume meningkat, ganjil genap akan kita berlakukan kembali,” tutupnya

>>> Auto2000 Berikan Promo Servis Berkala Sebagai Persiapan New Normal

Gambar menunjukan aturan Ganjil genap

Peniadaan aturan ganjil genap dijadwalkan berakhir 12 Juni mendatang

Berdasarkan catatan, awalnya kebijakan peniadaan sistem ganjil dan genap dilakukan selama 14 hari, sejak Senin (16/03/2020) hingga Minggu (29/03/2020) lalu. Kemudian kebijakan itu diperpanjang sampai Minggu (05/04/2020). Lalu diperpanjang lagi hingga Minggu (19/04/2020). Karena pandemi Covid-19 belum berakhir, peniadaan sistem ganjil genap dilanjutkan hingga 4 Juni 2020 dan kemudian kembali diperpanjang hingga 12 Juni 2020.

Pembatasan kendaraan ganjil genap sendiri saat dinilai tidak diperlukan selama volume kendaraan mengalami penurunan, akibat kantor menerapkan work from home (WFH) dan sekolah diliburkan selama PSBB akibat dampak dari virus Corona atau Covid-19. Tetapi karena Pemerintah DKI Jakarta telah menetapkan fase transisi PSBB, kebijakan ganjil genap kembali dinilai penting untuk mengurangi kemacetan. 

>>> Berita otomotif terbaru bisa Anda simak di sini

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top