Ganjil Genap di Kawasan Puncak Permanen, Kecuali untuk Warga Lokal

20/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Ganjil genap di Kawasan Puncak Bogor dan Cianjur dipermanenkan. Mengecualikan warga lokal yang masih bisa melintas meski plat nomor kendaraan tak sesuai hari.

Pembatasan mobilitas kendaraan melalui ganjil genap di Kawasan Puncak tiap akhir pekan bakal berlangsung selamanya, tidak lagi sekadar uji coba atau semi permanen.

Atasi Kemacetan

Menurut Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan keputusan itu menjadi upaya mengatasi kemacetan lalu lintas di jalur kawasan wisata tersebut, baik dari arah Cianjur maupun Bogor pasca dilonggarkannya PPKM.

"Rapat koordinasi antar-kabupaten ini, seharusnya rutin digelar, sebagai upaya mencari solusi dari euforia warga Jabodetabek menuju kawasan Puncak. Tiga pekan penerapan ganjil genap di jalur Cianjur, Puncak dan Bogor, masih terkendali terutama di wilayah hukum Cianjur," kata AKBP Doni, Minggu (19/9/2021).

Foto Kepadatan di Jalur Puncak

Volume kendaraan di jalan raya meningkat pasca pelonggaran PPKM

Dijelaskan juga, uji coba ganjil genap akhir yang dilaksanakan sebelumnya berhasil menurunkan mobilitas kendaraan secara signifikan. Dari arah Cianjur sebesar 50% dan dari arah Bogor sebesar 25%.

Sanksi Tilang

Dengan dipermanenkannya sistem ganjil genap, penindakan tegas bisa dilakukan. Pengendara yang melanggar bakal ditilang sesuai aturan yang berlaku.

"Sejak pemberlakuan ganjil genap, Polres Cianjur dapat menekan mobilitas kendaraan menuju Puncak dari Cianjur, hingga 50 persen saat akhir pekan dan Polres Bogor dapat menekan hingga 25 persen kendaraan dari Jabodetabek. Sehingga ganjil genap dapat diterapkan secara permanen disertai aturan dan sanksi tegas, " jelas AKBP Doni.

>>> Penjagaan Ganjil Genap Jakarta Dikurangi Sanksi Tilang Dipertegas

Dukungan Pemerintah

Baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan Pemkab Bogor mereka mendukung ganjil genap Kawasan Puncak dipermanenkan.

Meski demikian kebijakan itu tidak berlaku untuk warga lokal. Mereka tetap diperbolehkan lewat meski plat nomor kendaraan tidak sesuai hari. Selain itu untuk jenis-jenis kendaraan tertentu juga dikecualikan, seperti kendaraan medis, penyelamatan, keamanan, pengangkut bahan pokok, serta ojek online.

"Berlaku untuk warga luar kota, terutama wisatawan. Untuk warga lokal dikecualikan. Cukup menunjukan KTP di pos pengecekan. Selain itu ambulance, mobil dinas, mobil ekspedisi dan lain-lain itu juga dikecualikan," kata Bupati Cianjur, Herman Suherman usai mengikuti pertemuan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur di Puncak Pas, Cisarua, Bogor, Sabtu (18/9/2021).

>>> PPKM Diperpanjang, Ganjil Genap Bakal Diberlakukan di Kawasan Wisata

Foto petugas berjaga di titik pembatasan ganjil genap

Pemkab Cianjur dan Bogor dukung ganjil genap permanen di Kawasan Puncak

"Kami intinya mendukung kebijakan pemerintah untuk ganjil-genap karena sudah 36 tahun kita melaksanakan one way (sistem satu arah). Mudah-mudahan dengan ganjil-genap ada perubahan ataupun perbaikan," kata Bupati Bogor Ade Yasin.

>>> Cari mobil plat nomor Jawa Barat, dapatkan harga terbaik di sini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top