Gandeng Perusahaan Tertua di Jerman, Porsche Berniat 'Jegal' Tesla

26/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Gandeng Perusahaan Tertua di Jerman, Porsche Berniat 'Jegal' Tesla
Dibanding Tesla, Porsche memang terbilang 'anak bawang' di kancah mobil listrik. Namun, mereka berniat untuk mengalahkan Tesla dengan menggandeng BASF.

Hadirnya Porsche Taycan merupakan bukti nyata bahwa mobil listrik juga bisa memberikan pengalaman mengemudi yang menyenangkan, baik di lintasan lurus maupun berkelok.

Karena kesuksesan mobil listrik sporty tersebut, pabrikan asal Stuttgart, Jerman ini pun meningkatkan spesifikasi baterai Taycan agar bisa bersaing dengan lini produk dari Tesla.

Kini, mereka pun menggandeng BASF (Badische Anilin-und Soda-Fabrik) demi menggeser dominasi perusahaan milik Elon Musk di pasar mobil listrik dunia.

>>> Audi RS Q e-tron Diperkenalkan, Siap Taklukkan Gurun Pasir Arab

Gambar BASF

BASF merupakan produsen bahan kimia tertua di Jerman

Peningkatan Baterai Merupakan Kunci

Peningkatan teknologi baterai menjadi kunci untuk membuat mobil listrik yang brilian. Untuk mengejar baterai yang lebih canggih, Porsche mengajak beberapa perusahaan lain untuk terlibat dalam kampanye ini.

Awalnya, mereka berinvestasi di Customcells, perusahaan asal Jerman yang berfokus pada pengembangan baterai lithium-ion. Kini, giliran BASF yang bergabung dalam misi tersebut.

BASF merupakan perusahaan multinasional tertua di Jerman yang bergerak dalam memproduksi bahan kimia. Porsche memilih BASF karena rekam jejaknya dalam hal keberlangsungan lingkungan dan sumber daya yang bisa diandalkan.

>>> 4 Tips Menghindari Pohon Tumbang Kala Berkendara saat Hujan

Gambar Porsche Battery

Peningkatan baterai akan menjadi kunci untuk mendominasi pasar mobil listrik

Porsche menginginkan baterai yang dapat menyimpan lebih banyak energi dalam ukuran yang lebih ringkas. Pengisian daya alias charging pun juga harus bisa dilakukan lebih cepat, karena hingga saat ini, pengisian daya yang memakan waktu menjadi salah satu masalah utama mobil listrik.

Beroperasi Tahun 2024

Pabrik hasil kolaborasi ini akan siap beroperasi pada tahun 2024 di Tubingen, Jerman. Saat sudah berjalan, pabrik ini akan jadi aset yang sangat berharga untuk Porsche. Mereka memprediksi bahwa kapasitas produksi awal 100 MWh per tahun yang akan menjadi sumber tenaga bagi 1.000 mobil balap dan mobil performa tinggi.

BASF akan menyediakan bahan katoda aktif berjenis NCM yang mengandung energi tinggi, sementara Customcells akan membuat baterainya. Selain produksi baterai, BASF juga akan mendaur ulang limbah produksi yang terjadi di pabrik baterai Cellforce Group di masa depan.

Bahan-bahan seperti litihum, nikel, kobalt, dan mangan akan didaur ulang dalam proses hidrometalurgi sebelum diproduksi ulang sebagai bahan baku katoda aktif.

>>> Gandeng Daihatsu, The Next Gran Max Bakal Dibuat Suzuki?

Gambar Porsche Charger

Jajaran produk Porsche akan dipenuhi dengan mobil listrik dalam beberapa tahun ke depan

"Ini adalah win-win solution untuk semua pihak yang terlibat," ucap anggota dewan eksekutif untuk penelitian dan pengembangan di Porsche AG, Michael Steiner.

Markus Kamieth dari BASF menambahkan bahwa peran serta perusahaan mereka akan membantu Porsche mencapai angka dampak CO2 yang mereka targetkan.

Porsche memang akan membuat banyak mobil listrik di masa depan. Selain Porsche Taycan, Porsche Macan versi elektrik juga sedang direncanakan. Porsche 718 pun sudah dikonfirmasi akan dapat varian bertenaga listrik suatu hari nanti.

Apakah usaha ini dapat menggoyang dominasi Tesla di pasar mobil listrik? Kita nantikan saja sepak terjangnya.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com. Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas
 
back to top