Gambaran Industri Otomotif Indonesia di Kuartal 3 2020 oleh Cintamobil

21/10/2020

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Gambaran Industri Otomotif Indonesia di Kuartal 3 2020 oleh Cintamobil
Industri otomotif Indonesia masih terus berupaya untuk bisa pulih seperti sedia kala. Berikut sedikit gambaran industri otomotif Tanah Air sepanjang kuartal 3.

Penyebaran virus corona memberikan dampak yang amat signifikan terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Indonesia bahkan disebut mendekati jurang resesi pada kuartal ketiga tahun 2020 karena pertumbuhan ekonominya tercatat minus 2,10 persen. 

Sekadar kilas balik, kasus corona pertama kali ditemukan di Indonesia pada Maret 2020. Dari hanya satu kini ribuan kasus ditemukan setiap harinya. 

Tercatat hingga 30 September kasus corona di Indonesia mencapai 287.008 yang mengakibatkan 10.740 pasien meninggal, sedangkan 214.947 orang sembuh.

>>> Makin Untung! Manfaatkan Promo Listing Cintamobil Oktober 2020

Pemerintah pun telah mengambil sejumlah aksi, misalnya dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah. Tapi rasanya itu belum cukup karena jumlah kasus aktif belum juga menunjukkan tanda-tanda penurunan. 

kasus corona

Perkembangan kasus corona di Indonesia

Sejumlah sektor juga ikut merasakan dampaknya, tak terkecuali industri otomotif Indonesia. Keputusan beberapa pemerintah daerah untuk memberlakukan PSBB secara ketat pada akhir Maret memperparah industri otomotif Indonesia yang pada Januari dan juga Februari tercatat menurun dibanding tahun lalu. 

Penjualan mobil turun sangat tajam akibat kegiatan penjualan dan produksi dibatasi aturan PSBB. April dan Mei menjadi yang terburuk. Penjualan hanya menyentuh 24.220 unit pada April dan Mei hanya 17.083 unit. 

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia pun telah merevisi target penjualan mobil. Kalau biasanya setiap tahun ditargetkan 1,1 juta mobil bisa terjual, maka pada tahun 2020 angkanya menurun yakni menjadi 600 ribu unit. 

Strategi Digital Pabrikan Otomotif

Menyikapi pandemi yang tak kunjung usai, para pabrikan tentunya telah menyiapkan strategi khusus agar bisa tetap bisa berjualan meskipun ada pembatasan. Cara yang ditempuh adalah melalui jalur digital dan menjual mobilnya secara online. Pameran otomotif yang biasa dihelat offline, juga kini mulai beralih ke online. 

Belum habis sampai di situ. Beberapa pabrikan juga memanfaatkan platform digital untuk meluncurkan model barunya. 

Penjualan mobil secara online ini memang alternatif yang amat pas untuk membantu industri otomotif Indonesia pulih. Hanya bermodalkan komputer, handphone, laptop, ataupun tablet maka Anda bisa beli mobil tanpa harus keluar rumah. Mobil bisa terbeli, kesehatan tetap terjaga. 

peluncuran mobil online

Aktivitas peluncuran mobil juga dihelat secara digital

Dalam sebuah riset yang dilakukan Google, konsumen yang mau membeli mobil lewat online pada kuartal ketiga juga meningkat. Dari keseluruhan responden yang terlibat dalam survei, 43 persen diantaranya berkeinginan untuk membeli mobil secara online pada tahun 2020. Padahal pada tahun 2019, hanya 4 persen konsumen yang mau membeli mobil secara online. 

Penjualan mobil online

Hasil riset Google soal tren penjualan mobil online

Sebanyak 71 persen responden memilih untuk membeli mobil online melalui situs dealer langsung. Sedangkan 22 persen melalui situs e-commerce. Konsumen pun menginginkan informasi lengkap terkait mobil yang akan dibelinya itu. Bila pada April 2020 hanya 21 persen konsumen yang ingin mendapatkan info lengkap dari pabrikan di situs resmi, jumlahnya melonjak signifikan pada Juni 2020 menjadi 36 persen. 

Situs Cintamobil.com

Platform Cintamobil.com juga mendukung penjualan mobil lewat online

Tren penjualan mobil lewat online diprediksi masih akan terus berlangsung dalam beberapa tahun ke depan. Bagi Anda yang berniat menjual mobil secara online, Cintamobil.com pun telah memiliki platformnya. 

>>> Pajak 0% Bukan Satu-satunya Penentu Penjualan Mobil di Indonesia Pulih

Kuartal Empat Diharap Bisa Jadi Masa Pemulihan

Lebih dari 13.000 listing jual mobil tersedia di Cintamobil.com. Potensi pembelinya pun besar karena Cintamobil.com dikunjungi lebih dari 1,9 juta setiap bulan. Para pengunjung situs Cintamobil.com pun terbilang potensial bahkan angkanya mencapai 38.000 orang setiap hari atau naik 11 persen dibandingkan kuartal dua. 

Penjualan mobil online

Situs Cintamobil.com kian ramai dikunjungi

Pilihan mobilnya pun beragam mulai dari merek Jepang, Eropa, hingga China sekalipun tersedia.

Potensi industri otomotif Indonesia bisa pulih juga masih besar mengingat rasio kepemilikan mobil di Tanah Air masih terbilang kecil. Secara demografis, pengunjung situs Cintamobil.com pada rentang umur 18-24 tahun meningkat. Artinya, banyak juga anak-anak muda yang mulai mencari-cari mobilnya. Ini dapat menjadi peluang tersendiri. 

Anak muda beli mobil

Jumlah kaum muda peminat mobil makin besar

Pada kuartal ketiga, pembeli kaum hawa juga meningkat menjadi 32,48 persen padahal pada periode yang sama tahun 2019 hanya 20,07 persen. 

Memasuki kuartal empat, asa akan industri otomotif Indonesia bisa pulih tetap ada. Dalam dua bulan terakhir, penjualan mobil di Indonesia mencatatkan tren positif. Menurut Cintamobil, penjualan retail mobil baru diproyeksikan akan naik dalam beberapa bulan mendatang dengan volume tertinggi akan dicapai pada bulan Desember 2020. Secara umum, total penjualan ritel tahun 2020 diprediksi akan mencapai 568.000 unit, atau turun 45% dibandingkan dengan 2019. 

penjualan mobil Indonesia

Kuartal empat menjadi harapan penjualan mobil di Indonesia bisa kembali pulih

>>> Orang Indonesia Masih Butuh Beli Mobil saat Pandemi, Ini Buktinya

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top