Gaikindo Harapkan Pelemahan Rupiah Tidak Ganggu Harga Jual Mobil

04/07/2018

Pasar mobil
Share this post:
Gaikindo Harapkan Pelemahan Rupiah Tidak Ganggu Harga Jual Mobil
Ditengah penguatan nilai tukar dollar terhadap rupiah, industri otomotif yang sedang merangkak naik mendapatkan tantangan harga jual mobil yang (mungkin) merangkak naik.

Hingga saat ini, pasar industri otomotif masih berusaha mencapai target penjualan hingga akhir tahun. Meskipun banyak produsen yang menunjukan tren positif kenaikan penjualan dibandingkan tahun lalu, pelemahan nilai tukar rupiah dinilai menghambat daya jual masyarakat, apalagi dengan isu kenaikan harga jual mobil

Rupiah yang sempat melemah hingga mencapai Rp 14.500 per dollar pada hari ini dianggap memperburuk daya beli masyarakat. Tapi hal ini dibantah oleh Jongkie Sugiharto, Ketua I Gabungan industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) yang memastikan pasar otomotif Indonesia masih dalam taraf aman, dibuktikan dengan harga jual mobil yang belum akan naik.

Gambar yang menunjukan uang kertas dollar bersamaan dengan uang kertas rupiah

Pergerakan nilai dollar menembus Rp 14.500 hari ini

Ketika ditemui oleh media beberapa waktu lalu, Jongkie mengungkapkan, "Pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5%, masih cukup bagus, Nilai tukar memang tidak terlalu bagus, tapi mudah-hanya sementara, rupiah bisa menguat lagi, tidak perlu ada masalah harga dari APM,"

>>> Berita pasar mobil Indonesia dan seluruh dunia bisa Anda dapatkan di Cintamobil

Jika dibandingkan dengan penjualan industri otomotif untuk roda empat selama 2017, tahun ini industri otomotif Tanah Air mengalami kenaikan 3 persen. Ditandai dengan selisih 7.174 unit dari total penjualan selama 6 bulan pertama 2018.

Gambar yang menunjukan pabrik pembuatan mobil Toyota

Dengan kenaikan harga, industri otomotif diperkirakan lesu

>>> Penawaran Daihatsu paling lengkap bisa Anda dapatkan di sini

Kenaikan dialami oleh beberapa produsen otomotif selama semester pertama 2018. Daihatsu Sigra yang menjadi ujung tombak penjualan Daihatsu mengalahkan Xenia membawa pabrikan asal Jepang ini mengangkat kenaikan penjualan wholesale sebesar 9%.

Meskipun, hasil berbeda dialami oleh Nissan yang mencatatkan penurunan penjualan tahun ini. Dari periode Januari hingga Mei 2018, mengandalkan Nissan Kick tidak cukup kuat untuk membawa Nissan keluar dari penurunan 1.8% dari penjualan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

>>> 5 bulan pertama 2018, penjualan Nissan menurun 1.8%

Gambar yang menunjukan pameran mobil dengan beberapa pengunjung yang sedang melihat mobil

Industri otomotif bergantung pada nilai jual kendaraan di masyarakat

Gaikindo merilis data hasil penjualan wholesales pada periode awal tahun 2018 dengan total penjualan mencapai 214.975 unit dibandingkan dengan penjualan tahun lalu yang hanya mencapai 207.801 unit. Angka ini terbilang cukup jauh melihat target 1.1 juta unit kendaraan yang dicanangkan oleh Gaikindo tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, Jongkie berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih baik sehingga mampu mencapai target. "Mudah2an target 1.1 juta unit sampai dengan akhir Tahun 2018 bisa tercapai."

>>> Dapatkan berita otomotif terlengkap hanya di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top