Ford Tutup Semua Pabrik di Brasil

13/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Ford berjanji akan tetap berkomitmen kepada pelanggan di Brasil dengan hadirkan pickup Ranger baru, van Transit, dan beberapa model paling ikonik lainnya.

Produsen mobil asal AS Ford mengumumkan bahwa mereka akan menutup semua pabriknya di Brasil. Keluarnya Ford dari Brasil ini mengakhiri lebih dari 100 tahun sejarahnya di negara berjuluk tango tersebut.

>>> Ford F-Series Menjadi Mobil Terlaris Tahun 2020 di AS

Gambar menunjukan Pabrik mobil

Dampak dari tutupnya pabrik di Brasil akan membuat 5.000 pekerja di PHK

5.000 Pekerja Akan Kehilangan Pekerjaannya

Dalam siaran resmi tertulisnya, Ford mengatakan penurunan penjualan, pandemi virus corona atau Covid-19, dan kenaikan dolar AS menjadi faktor dalam keputusannya ini. Dengan penutupan pabriknya ini, diperkirakan 5.000 pekerja akan kehilangan pekerjaannya baik itu di Brasil maupun Argentina.

“Dengan lebih dari satu abad di Amerika Selatan dan Brasil, kami tahu ini sangat sulit, tetapi perlu, tindakan untuk menciptakan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” kata Jim Farley, presiden dan CEO Ford. 

“Kami beralih ke model bisnis yang ramping dan ringan dengan menghentikan produksi di Brasil dan melayani pelanggan dengan beberapa kendaraan terbaik dan paling menarik dalam portofolio global kami. Kami juga akan mempercepat memberikan manfaat konektivitas, elektrifikasi, dan teknologi otonom kepada pelanggan kami untuk secara efisien memenuhi kebutuhan kendaraan yang lebih bersih dan aman di masa depan,” tutupnya.

Meski tidak akan memproduksi mobil secara langsung untuk pelanggannya di Brasil. Ford berjanji akan tetap berkomitmen kepada pelanggan di Brasil dan Amerika Selatan dengan pickup Ranger baru, van Transit, dan beberapa model paling ikoniknya lainnya bersama beberapa kendaraan baru yang terhubung dan bertenaga listrik. 

Selain itu Ford juga akan segera mulai bekerja sama dengan serikat pekerja dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengembangkan rencana yang adil dan seimbang guna mengurangi dampak penghentian produksi ini.

>>> Tips Mengemudi Saat Hujan, Perhatikan 3M!

Gambar menunjukan Pabrik mobil

Keputusan ini disesali oleh pemerintah setempat

Disesali oleh Pemerintah Brasil

Kementerian Ekonomi Brasil mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menyesali apa yang disebut sebagai keputusan global dan strategis Ford ini. Menurut kementerian setempat, keputusan Ford ini bertentangan dengan pemulihan kuat sebagian besar sektor di Brasil, banyak sektor sudah mencatatkan hasil yang lebih baik dari periode sebelum krisis pandemi Covid-19.

"Kami menyesali atas keputusan Ford ini dengan mengatasnamakan keputusan global dan strategis Ford," kata Kementerian Ekonomi Brasil seperti dikutip dari Philippine News Agency.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top