Fiat Chrysler Digugat Atas Skandal Mesin Diesel

27/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Fiat Chrysler Digugat Atas Skandal Mesin Diesel
Diduga menggunakan perangkat yang dapat memanipulasi aturan emisi Fiat Chrysler menghadapi tuntutan hukum di pasar Inggris. Tuntutan hingga £ 5 miliar.

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) menghadapi gugatan senilai £ 5 miliar atas dugaan penggunaan perangkat ilegal di beberapa mesin dieselnya untuk bisa memanipulasi aturan emisi. Gugatan yang diterima FCA ini berlaku untuk pasar Uni Eropa dan Inggris. 

>>> Penjualan Mobil Online FCA Meningkat Hingga 45 Persen

Gambar menunjukan setir FCA

FCA diduga menggunakan perangkat ilegal untuk memanipulasi uji emisi

500.000 Unit Mobil yang Berdampak 

Sekitar setengah juta kendaraan diesel Fiat, Alfa Romeo, Jeep, Iveco dan Suzuki yang diproduksi dari tahun 2008 dan seterusnya dan dijual di Inggris telah digugat telah menggunakan perangkat ilegal untuk memanipulasi data uji emisi. Empat dari lima merek yang terpengaruh adalah milik dari FCA. 

Environmental Action Germany sebelumnya telah mengklaim pada tahun 2016 bahwa FCA telah melakukan tes pada Fiat 500X diesel yang menunjukkan bahwa mobil tersebut melanggar batas emisi Euro 6. Sebuah laporan oleh Federasi Eropa untuk Transportasi dan Lingkungan pada September 2016 menempatkan mesin diesel Euro 6 Fiat sebagai yang terburuk di Eropa untuk emisi NOx.

FCA sendiri telah menyetujui penyelesaian $ 800 juta pada tahun 2019 menyusul klaim dari Departemen Kehakiman AS dan negara bagian California terkait dengan penggunaan perangkat lunak ilegal yang memberikan hasil palsu pada uji emisi diesel. Pada Juli 2020, pihak berwenang dari Jerman, Italia, dan Swiss mendatangi kantor FCA untuk mencari bukti terkait dugaan penggunaan perangkat ilegal tersebut.

>>> Ban Mobil Tak Punya Masa Kedaluwarsa, Tapi Tetap Harus Dirawat

Gambar menunjukan Polusi udara

Polusi dari mesin kendaraan

Fiat Chrysler Diminta Bertanggung Jawab

Tom Goodhead, pengelola kemitraan pengacara Inggris, Brasil, dan Amerika yang mewakili dugaan korban kesalahan oleh perusahaan besar mengatakan bahwa Fiat memanipulasi konsumennya.

“Mobil Fiat Chrysler telah menyesatkan pengemudi tentang emisi diesel sebenarnya yang dihasilkan oleh banyak kendaraan mereka. Ini adalah contoh lain dari perusahaan otomotif besar yang menipu konsumen dengan dampak signifikan terhadap lingkungan dan kesejahteraan bersama," ungkapnnya seperti dikutip dari Autoexpress.

“FCA harus dimintai pertanggungjawaban atas praktik ini, dan kasus ini akan memberi konsumen kesempatan untuk mengejar keadilan dan diberi kompensasi karena kesalahan oleh perusahaan yang mungkin mereka percayai. Secara hukum, konsumen bisa mendapatkan apa saja hingga harga penuh kendaraan yang terkena dampak. Namun berdasarkan tindakan hukum serupa di seluruh dunia, kami yakin bahwa £ 10.000 per penggugat bisa didapatkan," tutupnya.

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top