Ferrari Hentikan Produksi GTC4Lusso

03/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Ferrari Hentikan Produksi GTC4Lusso
Setelah sempat mendapat respons positif di ajang Geneva Motor Show tahun 2016, Ferrari memutuskan untuk menghentikan produksi mobil empat kursinya GTC4Lusso.

Segmen SUV tampaknya menjadi idaman para pencinta otomotif di semua segmen. Kali ini giliran pabrikan supercar asal Italia, Ferrari yang bakalan merilis supercar SUV lewat Purosangue. 

Dikutip Cintamobil.com dari Carbuzz, Kamis (3/9/2020), pabrikan berlogo kuda jingkrak itu telah mengumumkan bahwa akan segera merilis satu tipe mobil yang belum pernah diproduksi dalam sejarah Ferrari. 

Ferrari GTC4Lusso

Dihentikan sesuai siklus model di tubuh Ferrari

Ferrari Purosangue sendiri dijadwalkan bakal menjalani debutnya pada tahun 2022 dan hadir dengan wujud yang berbeda dari SUV pada umumnya. 

>>> Ferrari Tak Hadirkan Mobil Hybrid Berbasis Portofino dan Roma

Memutuskan untuk Menyetop Produksi Ferrari GTC4Lusso

Purosangue disebut bakal dibekali fitur kemampuan off-road yang mumpuni namun tak mengesampingkan persaingan dengan para rivalnya yakni Lamborghini Urus dan Porsche Cayenne. 

Selain mengumumkan kehadiran model baru lewat model Purosangue, pabrikan asa Italia itu juga memutuskan untuk menyetop produksi Ferrari GTC4Lusso serta GTC4Lusso T.

Sebelumnya memang sempat beredar rumor penghentian produksi mobil berkapasitas empat penumpang dari Ferrari itu dan sempat dibantah langsung. Namun kali ini, Ferrari mengamini hal tersebut.

"Sesuai dengan strategi model dalam lima tahun ke depan yang diumumkan tahun 2017 sekaligus siklus standar suatu model, Ferrari menghentikan produksi GTC4Lusso dan GTC4Lusso T," jelas pernyataan Ferrari. 

GTC4Lusso merupakan mobil Ferrari pertama yang mengusung sistem kemudi di roda belakang. Pada tahun 2018, Ferrari menghadirkan GTC4Lusso T yang dibekali mesin V8 twin-turbo berkapasitas 3.9 L. Mesin itu menghantarkan tenaga setara 602 daya kuda . 

>>> Ferrari V6 Hybrid Jalani Tes di Sirkuit

Pernah Dijual di Indonesia

Serupa dengan FF, GTC4Lusso dan GTC4LussoT menjadi mobil Ferrari yang paling praktis. Penghentian produksi ini artinya akhir dari sebuah era dan bersiap untuk memulai yang baru. Bersamaan dengan hadirnya Purosangue, Ferrari juga menyiapkan Roma Grand Tourer sebagai gantinya. 

Ferrari GTC4Lusso

Ferrari GTC4Lusso T juga dijual di Indonesia

Roma juga memiliki kursi belakang namun tak seluas dan senyaman GTC4Lusso. Namun desain rampingnya tentu menjadi daya tarik bagi para konsumen Ferrari. 

Hingga saat ini Ferrari masih belum memberikan keterangan lebih lanjut soal produksi terakhir dari GTC4Lusso. Ferrari GTC4Lusso T pun sempat diboyong ke Indonesia pada 2017 oleh Ferrari Jakarta. 

GTC4Lusso T merupakan mobil empat kursi dengan mesin V8 pertama yang diproduksi Ferarri. Mesin V8 3.9 liter dapat menghasilkan 601,4 tenaga kuda di putaran 7.500 rpm, dengan torsi 760 Nm pada putaran 3.000-5.250rpm. Karakter mesin V8 turbo ini dikatakan cocok untuk berkendara sehari-hari di wilayah perkotaan.

>>> Klik sini untuk lanjut baca berita otomotif yang hot lainnya

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top