Ferrari Dinobatkan Sebagai Merek Terkuat di Seluruh Dunia Versi Brand Finance

25/01/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Ferrari Dinobatkan Sebagai Merek Terkuat di Seluruh Dunia Versi Brand Finance
Ferrari berhasil menyingkirkan merek ternama dunia lainnya dan berhasil menduduki peringkat pertama sebagai brand terkuat versi Brand Finance Global 500

Bagi para car enthusiast, nama besar Ferrari sebagai produsen supercar hingga hypercar dan sepak terjangnya di ajang motorsport selama lebih dari 70 tahun, menjadikannya sebagai salah satu merek paling berpengaruh di seluruh dunia. Tak hanya itu, baru-baru ini Ferrari juga dinobatkan sebagai merek terkuat di seluruh dunia versi Band Finance. Hal tersebut merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa, mengingat perusahaan otomotif asal Italia ini berhasil mempertahankan gelarnya sebagai merek terkuat di seluruh dunia untuk dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2018 dan 2019.

Foto Ferrari SF90 Stradale

Image sebagai produsen mobil dengan performa tinggi membuat perusahaan asal Maranello ini sangat populer di dunia

>>> Review Ferrari Roma 2020: Sang Pangeran Penyempurna Keluarga Ferrari V8

Sebagai informasi, Brand Finance merupakan perusahaan konsultan bisnis independen asal Inggris yang rajin menghitung kekuatan dan nilai dari sebuah merek dari perusahaan di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Brand Finance merilis laporan mengenai brand strength dan value dari seluruh perusahaan besar di dunia, dan terangkum dalam sebuah rilis yang dikenal dengan nama Brand Finance Global 500. Untuk tahun ini, Brand Finance Global 500 diumumkan dalam sebuah acara Forum Ekonomi Dunia yang berlangsung di Davos, Swiss.

Foto ilustrasi merek Ferrari di motorsport

Sepak terjang Ferrari di ajang motorsport selama lebih dari 70 tahun turut memberikan nilai positif pada penjualan

>>> Ferrari Bakal Luncurkan Mobil Balap F1 2020 di Teater Termegah Italia

Untuk memperhitungkan kekuatan dan nilai dari sebuah merek, Brand Finance menggunakan parameter yang dinamakan Brand Streght Index (BSI). Parameter ini digunakan untuk menghitung kekuatan dari merek berdasarkan aset, investasi dan revenue. Ferrari sendiri berhasil menduduki urutan pertama dalam BSI dan berhasil menorehkan nilai statistik sebesar 94,8 dari total nilai 100. Pencapaian nilai statistik ini naik dari angka 91,5 pada tahun 2018. Produsen mobil yang bermarkas di Maranello, Italia ini berhasil membukukan valuasi sebesar US$ 9,1 milyar dengan pertumbuhan tahunan sebesar 9 persen. Pencapaian nilai positif ini juga didukung oleh kinerja penjualan yang positif dan kekuatan merek secara keseluruhan.

Foto Ferrari Roma

Perusahaan yang dikomandoi oleh Louis C. Camilleri ini juga berhasil meningkatkan nilai dari aset, investasi dan revenue mereka setiap tahunnya

Tak hanya menduduki peringkat pertama sebagai brand terkuat di seluruh dunia, Ferrari juga berhasil menjadi satu satunya merek otomotif yang berhasil menempati urutan 10 besar. Perusahaan asal Italia ini juga berhasil menyingkirkan para kompetitornya yang juga merupakan merek besar seperti McDonald’s, Intel, Rolex hingga Coca Cola. Meski belum berhasil menduduki peringkat 10 besar, BMW dan Porsche berhasil mengikuti langkah Ferrari sebagai merek terkuat di seluruh dunia berdasarkan rating BSI.

>>> Berita terkini dunia otomotif lainnya 

Share this post:

Berita lain

Gunakan Strategi Khusus, Ferrari Museum Semakin Diminati Tifosi Ferrari

21/01/2020

Event - Promosi

3 menit

Pengunjung Ferrari Museum melonjak selama 2019 berkat strategi khusus dari Ferrari, yang juga menghadirkan koleksi mobil balap bersejarah bagi skuad Maranello

Lihat juga

Ford v Ferrari, Pertama Kali Film Balap Masuk Nominasi Best Picture Oscar

16/01/2020

Pasar mobil

2 menit

Popularitas dan ulasan positif yang didapatkan Ford v Ferrari membuatnya menjadi film bertemakan balap pertama yang mendapatkan nominasi Best Picture Oscar.

Lihat juga

Ferrari Tak Akan Jual Mobil Listrik Sampai 2025

13/12/2019

Mobil baru

4 menit

Belum sepenuhnya yakin dengan kemampuan serta teknologi baterai mobil listrik di pasaran, Ferrari tampaknya akan menunda kehadiran mobil listrik pertamanya setidaknya sampai 2025.

Lihat juga

Siap Dilelang, Ferrari F2002 Keliling Sirkuit FIorano Bersama Mick Schumacher

25/11/2019

Event - Promosi

3 menit

Sebelum dilelang di Abu Dhabi, RM Sotheby memberikan kesempatan kepada putra Michael Schumacher, Mick Schumacher, untuk mencoba Ferrari F2002. Seperti apa pengalaman putra juara dunia F1 7 kali, saat memacu mobil balap juara Formula 1 musim 2002 di sirkuit Fiorano, Italia?

Lihat juga

Tahun Depan, Ferrari Tak Akan Jor-Joran Seperti 2019

21/11/2019

Mobil baru

5 menit

Setelah mengenalkan lima model baru sepanjang 2019, Ferrari tampaknya akan memfokuskan 2020 untuk memantapkan posisi model barunya di pasar ketimbang menambah line-up mobilnya.

Lihat juga