Elektrifikasi Kendaraan Bermotor, Produsen Wajib Punya Pabrik di Indonesia

20/08/2019

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Elektrifikasi Kendaraan Bermotor, Produsen Wajib Punya Pabrik di Indonesia
Demi percepatan, Pemerintah memberikan syarat kepada produsen otomotif yang ingin ambil bagian dalam industri elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia harus memiliki pabrik dan fasilitas manufaktur di dalam negeri.

Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 55 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan menandai dimulainya era elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia. Perpres tidak hanya mengatur kendaraan listrik murni, tapi juga menyasar pada kendaraan listrik yang lain seperti hybrid dan plug-in hybrid.

Foto BMW i3s tampak dari samping depan

BMW i3s mobil listrik pertama yang dijual di Indonesia via APM

Siapapun produsen otomotif-nya boleh ambil bagian dalam industri elektrifikasi kendaraan bermotor ini. Namun, mereka harus memenuhi syarat dan kualifikasi sebagaimana diatur dalam Perpres tersebut di atas. Salah satunya, produsen harus memiliki fasilitas produksi di Indonesia. Sedangkan untuk kegiatan produksinya bisa dilakukan sendiri maupun bekerjasama dengan perusahaan industri lain yang masih berkaitan.

Bukan tanpa sebab Pemerintah mengharuskan produsen melokalisasi kegiatan produksinya. Hal itu dinilai bakal mempercepat skala produksi sekaligus bakal berperan penting dalam menekan harga jual produknya di kemudian hari dikarenakan tak ada biaya impor dan yang berkaitan.

>>> Review DFSK Glory E3 2019, Mobil Elektrik Stylish Dari Tiongkok

Foto Nissan LEAF, mobil listrik paling laris dan populer di dunia

Nissan gandeng Mitsubishi buat memproduksi Nissan LEAF di dalam negeri

Syarat memiliki fasilitas manufaktur di dalam negeri terkait elektrifikasi kendaraan bermotor tertuang dalam Pasal 6 yang berbunyi:

(1) Perusahaan industri KBL Berbasis Baterai dan/atau perusahaan industri komponen KBL Berbasis Baterai dalam melakukan kegiatan industri KBL Berbasis Baterai dan/atau industri komponen KBL Berbasis Baterai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 wajib membangun fasilitas manufaktur KBL Berbasis Baterai di dalam negeri.

(2) Kegiatan industri KBL Berbasis Baterai dan/atau industri komponen KBL Berbasis Baterai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan sendiri atau melalui kerja sama produksi dengan perusahaan industri lain.

(3) Dalam rangka percepatan pengembangan industri KBL Berbasis Baterai dalam negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (2), perusahaan industri komponen kendaraan bermotor dan/atau perusahaan industri komponen KBL Berbasis Baterai dalam negeri wajib mendukung dan melakukan kerja sama dengan industri KBL Berbasis Baterai dalam negeri.

>>> Soal TKDN Kendaraan Bermotor Listrik, GAIKINDO: Indonesia Punya Bahan Bakunya

>>> Berita otomotif paling update lainnya ada disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Perpres Kendaraan Listrik; Pemerintah Hanya Fokus Pada 5 Hal

16/08/2019

Pasar mobil

3 menit

Terkait program kendaraan listrik di Indonesia, pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan hanya fokus pada 5 hal.

Lihat juga

Ini Akibatnya Jika Sembarang Pasang Aksesori Mobil yang Membutuhkan Kelistrikan

16/08/2019

Perawatan dan service

5 menit

Ketika Anda pasang aksesori mobil tambahan yang membutuhkan daya listrik, sebaiknya diperhatikan dengan benar. Jangan sampai aksesori tersebut malah jadi pemicu mobil Anda mogok atau bahkan terbakar.

Lihat juga

Kemenhub Pastikan Kendaraan Listrik Wajib Bersuara, Ini Alasannya!

12/08/2019

Pasar mobil

3 menit

Demi keselamatan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mewajibkan seluruh kendaraan listrik yang dipasarkan di Indonesia memiliki suara.

Lihat juga

Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku Buat Mobil Listrik, Bagaimana Dengan Hybrid?

12/08/2019

Mobil baru

3 menit

Merujuk pada latar belakang Instruksi Gubernur (InGub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 Tentang Pengendalian Kualitas Udara, aturan perluasan ganjil genap tidak berdampak pada mobil listrik. Artinya kendaraan tetap bebas mengaspal di hari apapun dan di ruas jalan manapun tanpa khawatir kena tilang ganjil genap. Bagaimana dengan mobil Hybrid dan Plug-in Hybrid?

Lihat juga

BMW Apresiasi Pengesahan Regulasi Mobil Listrik, Mau Turunkan Harga?

10/08/2019

Pasar mobil

3 menit

BMW dikenal sebagai produsen mobil mewah, berkelas dan berharga mahal, termasuk untuk mobil listriknya. Dengan disahkannya regulasi mobil listrik oleh Presiden Joko Widodo, adakah keinginan BMW menurunkan harga jual mobil andalannya menjadi lebih murah?

Lihat juga
 
back to top