Ekspor Toyota Indonesia Meroket pada Triwulan Pertama 2017

08/05/2017

Pasar mobil
Share this post:
Ekspor Toyota Indonesia Meroket pada  Triwulan  Pertama 2017
Ekspor Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) meroket pada triwulan pertama tahun 2017 (Januari-Maret), meningkat lebih tinggi 42 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Ekspor Toyota Indonesia Meroket pada  Triwulan  Pertama 2017 ​mencapai 49.300 unit Pertumbuhan ekspor Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam bentuk completely built up (CBU) mencapai 49.300 unit, sedangkan pada  triwulan  pertama tahun 2016 hanya mencapai 34.700 unit. Meskipun kenaikannya pada tiga bulan ini cukup tinggi tetapi optimisme ekspor TMMIN sampai akhir tahun 2017 hanya mencapai 10 persen saja. “Hasil positif ini karena dukungan rantai bisnis kami, termasuk perusahaan pemasok, dan juga dukungan pemerintah yang memberikan fasilitas dan kemudahan, sehingga ekspor menjadi semakin kompetitif. Kami berharap bisa mencapai target pertumbuhan ekspor seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono dalam siaran resminya pada hari Selasa (02/05/2017). Toyota Fortuner mengalami  lompatan  terbesar sampai 16.600 unit Model yang mengalami  lompatan  terbesar sampai 191 persenan atau menjadi 16.600 unit adalah Toyota Fortuner. Pasar terbesarnya adalah negara negara di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Di samping itu, Innova juga mencatat  kenaikan 84,2 persen atau 3.500 unit. Toyota Fortuner mengalami  lompatan  terbesar sampai 16.600 unit Kemudian, ekspor Toyota Vios  tetap relatif stabil dengan 7.900 unit, serta Toyota Sienta  hanya  mengekspor  2.200 unit. Sedangkan, ekspor CBU Toyota model lain seperti Toyoya Avanza, Toyota Lite Ace, dan Toyota Agya mencapai total 19.100 unit. >>> Baca juga: Toyota Alami Kondisi Krisis Selain CBU, TMMIN juga mengekspor  completely knocked down (CKD) sebanyak  12.300 unit, dan mengekspor komponen  sebanyak kira kira   24 juta unit. Lalu, mengekspor untuk mesin bensin tipe TR 8.800 unit, dan mesin Ethanol tipe TR  sebanyak 1.200 unit. Selanjutnya, ekspor mesin bensin tipe NR mencapai 20.300 unit dan mesin Ethanol tipe NR mencapai 1.000 unit. >>> Klik disini untuk mengupdate berita terbaru
Share this post:
 
back to top