Dump Truck di Jabodetabek Paling Banyak Melanggar Aturan Truk ODOL

05/03/2020

Pasar mobil

5 menit

Dump Truck di Jabodetabek Paling Banyak Melanggar Aturan Truk ODOL
Pihak Perhubungan Darat menemukan fakta dilapangan jika truk ODOL yang beroperasi di wilayah Jabodetabek kebanyakan jenis dump truck. Diharapkan, mulai 2023, tidak ada lagi truk-truk yang kelebihan muatan seperti ini.

Peraturan mengenai Over Dimension Over Load (ODOL) yang diterapkan kepada para pengusaha truk terus menjadi sorotan pihak berwajib. Bahkan diketahui, truk-truk yang beroperasi di kawasan Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi (Jebodetabek) kerap melanggar batas beban muat ini.

Hal tersebut diutarakan Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Menurutnya, truk-truk jenis dump truck banyak yang dikategorikan sebagai truk ODOL.

>>> Cegah Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga Razia Ratusan Truk ODOL

Dump Truk Paling Banyak Kelebihan Muatan

Budi Setiyadi Dirjen Perhubungan Darat

Menurut Budi, banyak dump truck di Jabodetabek yang kelebihan muatan

Budi menjelaskan, hasil temuan di jalan raya, truk ODOL paling banyak melibatkan truk jenis dump truck. "Mengapa kita fokuskan ke jenis dump truck? Karena rata-rata yang beredar di wilayah Jabodetabek banyak truk yang melanggar ini jenis dump truck," kata Budi ketika ditemui tim Cintamobil.com disela GIICOMVEC 2020, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (05/03/2020).

Ia menyebutkan, truk-truk itu kedapatan memiliki ketinggian muatan di atas batas. "Ditemukan rata-rata ketinggiannya 1,7 meter padahal seharusnya 1 meter. Jadi masing-masing kendaraan itu lebih dari 70 centimeter," ucapnya.

Ia pun berharap, keberadaan truk ODOL ini tidak terjadi lagi. Karena pemerintah Republik Indonesia (RI) begitu serius dalam menangani truk Over Dimension Over Load. "Saya berharap pelaku industri dan operator kendaraan terutama, termasuk operator logistiknya, mohon menyesuaikan kebijakan yang sudah dikeluarkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin)," tutur Budi.

>>> Ada banyak promo mobil baru yang menarik khusus buat Anda disini

Batas Waktu Hingga 2023

truk ODOL akan ditindak

Mulai 2023 tidak ada lagi toleransi untuk truk yang kelebihan muatan

>>> Berbagai pilihan mobil bekas dari semua merek dan tahun produksi ada disini

Peraturan mengenai truk yang kelebihan muatan ini, kata Budi, diharapkan dapat tuntas pada 2023 mendatang. "Pak Menperin sudah menyampaikan tahun 2023 semuanya selesai. Bahkan mulai sekarang sudah ada yang normalisasi. Contohnya angkutan pengangkut sepeda motor," ucap Dirjen.

Selama masa tenggat waktu hingga tiga tahun mendatang itu, Budi mengaku pihaknya sudah mengundang para pelaku usaha dan asosiasi truk untuk mendiskusikan terkait peraturan truk ODOL ini. "Semua asosiasi kita undang. Jadi awal 2023 atau akhir 2022 kita harapkan semuanya sudah selesai. Jangan sampai minta normalisasi atau investasi tapi sampai 2023 tidak ada tindakan apa-apa dari mereka," jelas dia.

>>> Berita otomotif terbaru lainnya ada disini

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top