Dulu Harga Honda Brio Satya Rp 100 Jutaan, Kini Termurah Rp 153 Juta

07/01/2022

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Dulu Harga Honda Brio Satya Rp 100 Jutaan, Kini Termurah Rp 153 Juta
Harga Honda Brio Satya saat perdana kali meluncur berada di kisaran Rp 100 jutaan. Sekarang, Honda Brio Satya termurah bisa didapat dengan harga Rp 153,4 juta.

Mobil-mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) menjadi satu asa bagi mereka yang menginginkan mobil dengan harga ramah di kantong. Sejak pertama kali dirilis, penentuan harga mobil LCGC memang tak sembarangan melainkan harus mengacu pada Permenperin No.33 tahun 2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau. Dengan begitu, penentuan harga bisa diatur dan diharap bisa sesuai ekspektasi konsumen Tanah Air. 

>>> Cari Tahu Harga Brio Terbaru di Sini

Harga LCGC dari Rp 100 Jutaan Kini Tembus Rp 170 Juta

Gambar menunjukan tampilan dari Honda Brio Satya E 2013

Wujud Brio E 2013

Dalam aturan tersebut, harga jual mobil LCGC diatur paling tinggi Rp 95 juta berdasarkan lokasi kantor pusat Agen Pemegang Merek (APM). Namun perlu dicatat, harga dapat disesuaikan apabila terjadi perubahan-perubahan pada kondisi atau indikator ekonomi yang meliputi besaran inflasi, kurs nilai tukar Rupiah dan/atau harga bahan baku. Termasuk juga dalam penggunaan transmisi otomatis dan/atau teknologi pengaman penumpang. 

"Untuk penyesuaian harga berdasarkan penggunaan teknologi transmisi otomatis maksimum sebesar 15%, sedangkan untuk penggunaan teknologi pengaman penumpang maksimum sebesar 10%," begitu bunyi aturannya. 

Pada kenyataannya, harga LCGC semakin ke sini makin mahal. Kalau tahun 2013 harga-harga mobil LCGC berada di kisaran Rp 100 juta namun semakin ke sini makin mahal. Yang cukup menarik perhatian adalah harga Honda Brio Satya. 

Gambar menunjuan eksterior depan Honda Brio Satya E 2013

Dibandingkan model sekarang tentu fiturnya sudah upgrade

Kala meluncur perdana tahun 2013, harga Honda Brio Satya bisa dibilang lebih mahal dari para rival di segmen yang sama. Berdasarkan data yang dihimpun tim Cintamobil, saat itu harga Brio Satya dibanderol mulai Rp 106 juta hingga yang termahal Rp 117 juta. 

Sedangkan para rivalnya saat itu seperti Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Suzuki Karimun Wagon R, Datsun GO, dan Datsun GO+ Panca harga varian termurah dari masing-masing model tersebut justru berada di bawah Rp 100 juta. 

Memasuki tahun 2022, tak ada lagi Honda Brio Satya yang dijual dengan harga di bawah Rp 120 juta. Mengutip laman resmi Honda Indonesia, harga Brio Satya termurah saat ini dibanderol Rp 153,4 juta. Sementara untuk Brio termahal harganya mencapai Rp 177,4 juta. Lengkapnya di tabel berikut. 

Honda Brio Satya

Honda Brio Satya termurah saat ini sudah tembus Rp 150 juta

Model Harga
Honda Brio Satya S M/T Rp 153,4 juta
Honda Brio Satya E M/T Rp 162,4 juta
Honda Brio Satya E CVT Rp 177,4 juta

>>> Review All New Honda Brio Satya S M/T 2019, Mobil Baru Honda Termurah Di Indonesia, Rp 140 Juta Dapat Apa?

Harga Honda Brio Satya Masih yang Termahal

Dibandingkan dengan para rivalnya saat ini pun harga Brio Satya masih jadi yang termahal di segmen LCGC. Mengambil contoh Calya yang berkapasitas tujuh penumpang varian termahalnya dijual Rp 167,49 juta. Kemudian kembarannya, Daihatsu Sigra paling mahal Rp 169,2 juta. Lalu untuk Agya varian tertingginya dijual Rp 170,69 juta dan Ayla Rp 166,65 juta. 

Kalau membandingkan dengan model perdana tentu Brio Satya belum secanggih sekarang. Ditambah lagi desain serta kehadiran transmisi otomatis yang pada model perdana belum dihadirkan.

LCGC Brio Satya

Brio Satya menjadi andalan satu-satunya Honda di segmen LCGC

Untuk memanjakan konsumen di segmen LCGC, dengan harga Rp 177,4 juta itu Honda menyajikan fitur seperti Audio Steering Switch, Auto Door Lock by Speed, Alarm System, 2 DIN Audio System with Bluetooth and HFT Function, Digital A/C, Electric Trunk Opener, Dual Front SRS Airbag, ABS+EBD, Immobilizer, Keyless Entry, hingga Parking Sensor. 

Sebelumnya harga Brio Satya sempat bertahan untuk dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2021. Namun seiring dengan memulihnya kondisi perekonomian, Honda mulai melakukan penyesuaian harga. 

"Itu bukan karena pajak, sejak Covid dan PPnBM DTP diberlakukan, LCGC disarankan untuk tidak menaikan harga kerena kita sedang memberikan relaksasi ke konsumen. Jadi hampir 2 tahun kita tidak bisa menaikan plafon atas harga," jelas Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy belum lama ini. 

>>> Honda Brio Satya, Mobil Paling 'Nasionalis' di Indonesia

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top