Dukung Program Kendaraan Listrik, Bandara Bakal Sediakan SPKLU

22/10/2019

Pasar mobil

3 menit

Dukung Program Kendaraan Listrik, Bandara Bakal Sediakan SPKLU
Angkasa Pura II dan PLN menyepakati kerjasama program kendaraan listrik di Indonesia melalui langkah pembangunan charging station atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di bandara.

Dukungan terhadap Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang dicanangkan pemerintah terus berdatangan, salah satunya dari Angkasa Pura II. Pengelola banyak bandara di Indonesia tersebut menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PLN untuk menyediakan fastilitas charging station atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai bandara di bawah Angkasa Pura II. Sebagai awal pemasangan dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta.

Foto prosesi penandatanganan Kerjasama PLN - Angkasa Pura II

PLN menggandeng Angkasa Pura II dukung elektrifikasi kerndaraan bermotor di Indonesia

>>> Ngecas Kendaraan Listrik di SPLU, Pemerintah Belum Putuskan Tarif Resminya

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menuturkan, pemasangan di Bandara Soekarno-Hatta diharapkan segera berlanjut ke bandara lain.

"Angkasa Pura II sangat mendukung percepatan program tersebut, yang juga sudah ditetapkan pemerintah melalui diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019. Kami berharap bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, Soekarno-Hatta, menjadi pilot project yang mampu menjadi contoh bagi bandara-bandara lain dan infrastruktur pelayanan publik lainnya," kata Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya, Senin (21/10/2019).

Terkait teknis pemasangan dan lokasi penempatannya, Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan bakal segera dibahas. "Lebih jauh terkait SPKLU, akan segera dibahas termasuk lokasi penempatannya. Paling lama satu bulan pembahasannya," ujar Sripeni.

Sebagai informasi, Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara paling sibuk di Indonesia dengan rata-rata penumpang naik turun pesawat mencapai 200.000 penumpang dan 50.000 pekerja setiap hari. Berbagai kendaraan bermotor yang beroperasi di kawasan bandara juga besar mulai dari kendaraan pribadi masyarakat, hingga taksi pendukung layanan bandara. Beberapa diantaranya bahkan telah menggunakan kendaraan listrik seperti taksi Bluebird yang menggunakan armada Tesla Model X dan BYD e6. Lalu ada Skytrain, Segway, skuter listrik, baggage towing tractor, serta bus listrik.

>>> Gunakan Tesla Model X dan BYD, e-Taxi Bluebird Siap #BirukanLangitJakarta

Foto Taksi listrik Blue Bird Tesla Model X dan BYD e6

Bersama BYD e6, Tesla Model X jadi taksi listrik pertama di Indonesia

Dengan tersedianya SPKLU diharapkan masyarakat pengguna kendaraan listrik yang berkunjung ke bandara akan lebih merasa nyaman. "Jangan sampai konsumen sudah membeli mobil listrik tapi kesulitan untuk melakukan pengisian dayanya," kata Sripeni.

>>> Klik di sini untuk menyimak berita mobil terupdate lainnya

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top