Duh! Warga Protes Razia PPKM Darurat sampai Merusak Mobil Petugas

13/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Tidak terima dengan razia PPKM Darurat, warga Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya Jawa Timur mengusir hingga merusak mobil petugas yang digunakan untuk patroli.

Makin banyak cara protes warga yang tak elok selama PPKM Darurat. Dari mengajak berdebat petugas penyekatan, menolak dibubarkan saat kerumunan, hingga menantang untuk ditangkap. Yang belum lama terjadi di Surabaya dimana protes warga dilakukan dengan mengusir dan merusak mobil petugas.

Tak terima dirazia

Peristiwa yang terjadi Sabtu (10/7/2021) malam itu bermula saat petugas dari Kecamatan Kenjeran (Polsek Kenjeran, Satpol PP dan kecamatan) yang melakukan patroli operasi PPKM Darurat di Jl. Bhinneka Raya (perbatasan Suropati dan Bulak Banteng Baru) Kelurahan Bulak Banteng, Kenjeran menemukan warung yang masih buka di atas jam 20.00 WIB.

Pemilik warung beserta warga tidak terima atas razia dan melakukan penolakan saat petugas hendak menyita KTP salah satu pengunjung warung. Mereka mengusir petugas untuk keluar dari Bulak Banteng. Tidak hanya itu, mereka juga merusak mobil petugas dengan melakukan pelemparan menyebabkan kaca belakang salah satu mobil pecah.

>>> Menolak Putar Balik saat PPKM Darurat, Pemuda Ini Malah Ajak Debat Petugas

Foto menunjukkan kaca mobil petugas pecah dirusak massa

Warga protes PPKM Darurat hingga merusak mobil petugas

"Iya ada 1 unit. Milik Polsek Kenjeran. Rusak di bagian kaca belakang karena dilempari," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum kepada media.

Menurut polisi, sebenarnya operasi berjalan aman. Namun menjadi rusuh lantaran adanya provokasi dari sebagian warga. Salah satunya pemilik warung kopi yang menolak untuk ditindak. Kini dia dia diamankan petugas. Sedangkan provokator lain dan para pelaku perusakan diburu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mereka terancam hukuman 4 bulan pidana kurungan dan denda Rp 450 ribu karena melawan petugas saat operasi PPKM Darurat. Sedangkan pelaku perusakan bisa dikenakan hukuman yang lebih berat lagi.

PPKM Darurat

PPKM Darurat Jawa Bali menjadi pilihan pemerintah dalam menghambat pertumbuhan Covid-19. Mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 beragam sektor dan aktivitas masyarakat dibatasi secara ketat. Termasuk untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari. Jam operasionalnya dibatasi maksimal pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen);

Bagi yang berjualan makanan / minuman seperti warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall masih boleh berjualan. Namun hanya boleh delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in).

>>> Syarat Perjalanan Transportasi di Masa PPKM Darurat Diperketat

Foto petugas memperingatkan warga untuk tidak makan di warung selama PPKM Darurat berlangsung

Petugas memperingatkan warga untuk tidak makan di warung selama PPKM Darurat

>>> Contoh Surat Jalan STRP untuk Keluar Masuk Jakarta Selama PPKM Darurat

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top